Ketua Komisi B Ajak Perusahaan Gotong Royong Perbaiki Jalan Labura
Aekkanopan – Ketua Komisi B DPRD Labuhanbatu Utara, Ahmad Fauzi Syahputra, mengajak seluruh perusahaan di daerah itu bersama-sama memperbaiki ruas jalan kabupaten yang rusak. Ajakan disampaikan pada Minggu 24 Mei sebagai respons terhadap kebutuhan perbaikan infrastruktur dan efisiensi anggaran pemerintah.
Ajakan gotong royong untuk perbaikan jalan
Fauzi menilai sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta penting untuk mempercepat perbaikan serta pemeliharaan badan jalan. Langkah ini dinilai perlu karena sejumlah ruas jalan kabupaten banyak dipakai kendaraan operasional bermuatan berat.
Saya berharap seluruh perusahaan yang ada di Labura, khususnya di Kecamatan Marbau, dapat bersama-sama bergotong royong melakukan perbaikan jalan yang mengalami kerusakan. Baik dengan pemeliharaan (penambalan) maupun bentuk perbaikan lainnya. Hal terpenting adalah adanya kontribusi nyata perusahaan demi kenyamanan masyarakat, ujar Fauzi Minggu 24/5.
Kondisi jalan yang terdampak
Hasil pantauan memperlihatkan kerusakan berat pada beberapa ruas jalan kabupaten. Kerusakan ini dilaporkan terjadi di berbagai titik dan cukup mengganggu kelancaran aktivitas warga serta operasional perusahaan.
- Ruas Aek Kanopan – Bandar Manis
- Aek Kanopan – Sukarame
- Jalan di Kecamatan Kualuh Hulu
- Beberapa ruas di Kecamatan Kualuh Hulu Selatan
Peran DPRD dan harapan ke depan
Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, DPRD Labura akan terus memantau kondisi infrastruktur dan mendorong partisipasi semua pihak. Fauzi yang berasal dari Fraksi Partai Amanat Nasional menegaskan bahwa kepedulian perusahaan menjadi salah satu kunci percepatan perbaikan.
Menurutnya, kolaborasi dan semangat gotong royong akan mempercepat realisasi perbaikan dibandingkan bergantung sepenuhnya pada anggaran daerah yang terbatas.
Dampak dan langkah yang dapat dilakukan
Perbaikan jalan yang melibatkan perusahaan dapat dilakukan dalam beberapa bentuk, antara lain pekerjaan penambalan, pemeliharaan berkala, atau perbaikan struktural pada titik yang rusak parah. Pendekatan bersama diharapkan mengurangi beban fiskal pemerintah dan meningkatkan kenyamanan publik.
Fauzi menutup pernyataannya dengan mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan masyarakat Labura. Menurutnya, budaya gotong royong yang tercermin dalam motto daerah dapat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Doli Kecam Kasus Pencabulan Anak di Tanjungbalai
Doli kecam dugaan pencabulan anak 12 tahun di Tanjungbalai, mendesak penahanan pelaku dan pendampingan korba...
Kapolres Akan Periksa Lokasi Dugaan Galian C Ilegal di Dolok
Kapolres Paluta akan memeriksa dugaan galian C ilegal dan stone crusher aktif di Kecamatan Dolok yang diduga...
Publik Kritik Ketidaktransparanan Data Pengunjung PRSU ke-50
Warga dan wakil rakyat mengkritik ketidaktransparanan data pengunjung PRSU ke-50; desaakan turunkan harga ti...
Malam Kesenian Sergai di PRSU 2026 Tekankan Pelestarian Budaya
Bupati Sergai buka Malam Kesenian di PRSU 2026, tekankan pelestarian budaya dan promosi potensi daerah untuk...
Pemkab Tapanuli Utara Gelar Bimtek di Medan, DPRD Kritisi Efisiensi
Pemkab Tapanuli Utara menggelar Bimtek kepala desa di Medan 23–26 Juli 2026, meski DPRD mengusulkan kegiatan...
Puting Beliung Rusak 5 Rumah di Binjai, Pemko Salurkan Bantuan
Puting beliung merusak lima rumah di Binjai pada 23 Juli; Pemko turun tangan menyalurkan seng, kayu, serta p...