Lokal

Dua Karyawan Toko Meninggal Diduga Keracunan Asap Genset di Batubara

Bagikan:
Ilustrasi genset menyala saat pemadaman listrik di Batubara

Batubara, Sumatera Utara — Dua karyawan toko tewas dan dua lainnya dirawat akibat diduga keracunan asap genset saat pemadaman listrik yang berlangsung sejak Jumat, 22 Mei 2026. Peristiwa itu terjadi di sebuah toko di Kabupaten Batubara dan menimpa empat warga Kota Tebing Tinggi.

Kronologi penemuan korban

Kejadian pertama kali diketahui pemilik toko yang tidak mendapat respons saat menghubungi para karyawan. Pemilik kemudian meminta pengawas toko bernama Edo untuk mengecek kondisi di lokasi.

"Saat pengawas toko dibantu warga mendobrak pintu melihat keempat korban sudah tergeletak di dalam kamar,"

Keempat korban lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun dua dari mereka, bernama Adila dan Rahma, dinyatakan meninggal dunia. Dua korban lainnya, Dwi dan Riana, masih menjalani perawatan.

Penanganan polisi dan dugaan sementara

Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, mengatakan personel langsung turun untuk olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan.

"Personel yang menerima laporan langsung turun ke lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari laporan yang diterima, dua orang meninggal dunia dan dua lainnya masih menjalani perawatan,"

Rahmat menyebut penyidik masih menyelidiki penyebab pasti insiden. Namun, menurutnya ada indikasi kuat bahwa para korban mengalami keracunan akibat menghirup asap mesin genset yang dinyalakan selama pemadaman listrik.

"Dugaan sementara, para korban mengalami keracunan akibat menghirup asap mesin genset saat listrik padam,"

Dampak pemadaman dan situasi setempat

Warga di sejumlah daerah Sumatera Utara dilaporkan membeli genset secara massal untuk mengatasi kebutuhan listrik selama pemadaman yang berlangsung lebih dari 24 jam. Kejadian di Batubara ini menyoroti risiko keselamatan penggunaan genset di ruang tertutup dan pentingnya ventilasi serta prosedur keselamatan.

Penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab pasti dan apakah ada faktor lain yang berkontribusi pada insiden ini. Pihak kepolisian meminta masyarakat berhati-hati saat menggunakan mesin penghasil listrik di dalam ruangan dan mengikuti petunjuk keselamatan.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait