Gaya Hidup

Fadli Zon Tegaskan Komitmen Majukan Sastra Indonesia

Bagikan:
Menteri Kebudayaan Fadli Zon berbicara tentang penguatan ekosistem sastra Indonesia

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen Kementerian Kebudayaan untuk memperkuat ekosistem sastra Indonesia pada Rabu, 30 September 2026. Pernyataan disampaikan dalam keterangan tertulis terkait program pengembangan talenta, penguatan komunitas, penerjemahan, promosi, dan perluasan akses pasar serta jejaring internasional.

Pendekatan ekosistem dari hulu hingga hilir

Fadli Zon menyebut sastra sebagai salah satu objek pemajuan kebudayaan dan bagian dari Manajemen Talenta Nasional. Ia menekankan perlunya pendekatan menyeluruh untuk mendukung setiap tahap lahirnya karya sastra.

“Dan atas dasar itu Kementerian Kebudayaan membangun pendekatan ekosistem dari hulu hingga hilir. Mulai dari penciptaan, regenerasi talenta, penguatan komunitas dan festival, penerjemahan, promosi, pengelolaan hak cipta, hingga perluasan akses pasar dan jejaring internasional,”

Langkah konkret yang didorong

Kementerian merancang program yang menyasar beberapa titik krusial dalam rantai nilai kesusastraan. Fokusnya mencakup pembinaan penulis, penguatan komunitas pembaca, dan dukungan pada festival sastra.

  • Pengembangan talenta dan regenerasi penulis baru.
  • Penguatan komunitas sastra serta dukungan penyelenggaraan festival.
  • Penerjemahan karya untuk memperluas pasar internasional.
  • Promosi, pengelolaan hak cipta, dan perluasan jejaring pasar.

Apresiasi terhadap Kusala Sastra Khatulistiwa

Menbud memberi apresiasi terhadap penyelenggaraan Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) beberapa hari lalu. Ia menilai penghargaan seperti KSK penting untuk mendorong lahirnya penulis baru dan karya berkualitas.

Menurut Fadli Zon, penghargaan mampu merekam pengalaman kemanusiaan dan memotret perkembangan zaman. Hal ini menjadi bagian penting dari upaya memajukan budaya literasi di tanah air.

Harapan kolaborasi ke depan

Menbud mengajak pelaku sastra untuk bekerja sama dengan pemerintah. Kolaborasi diharapkan memperkuat dampak program dan mengangkat posisi sastra Indonesia di kancah internasional.

“Kita berharap ke depan lebih banyak keterlibatan dari pegiat sastra untuk mendukung dan berkontribusi bagi kemajuan sastra di Indonesia. Kerja kolaborasi, sinergi dan gotong royong dalam pemajuan kebudayaan khususnya di bidang sastra ini akan menjadi suara yang penting dalam percakapan sastra dunia,”

Dengan strategi berbasis ekosistem, Kementerian Kebudayaan menargetkan peningkatan kualitas karya dan jaringan pasar untuk penulis Indonesia. Langkah konkret kini bergantung pada sinergi antara pemerintah, komunitas, penerbit, dan pelaku festival sastra.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait