Indonesia Bidik 20 Juta Pertukaran Wisata ASEAN-Korea lewat AK-RT 2026
Jakarta. Indonesia menargetkan lebih dari 20 juta pertukaran wisatawan antara Korea Selatan dan negara-negara ASEAN, naik dari angka saat ini sekitar 13 juta. Target ini diusung melalui ASEAN-Korea Roundtable in Tourism (AK-RT) 2026, yang digelar oleh Kementerian Pariwisata di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, pada 4-7 November.
Tujuan dan konteks target
Menurut Deputi Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Diah M. Paham, pertemuan Jakarta menandai pergeseran fokus dari mengidentifikasi hambatan ke implementasi rencana aksi konkrit. Upaya ini selaras dengan rencana strategis kementerian 2025-2029 dan visi Golden Indonesia 2045.
"Salah satu misi utama kolaborasi regional ini adalah memperluas pertukaran wisata dua arah antara Republik Korea dan negara-negara ASEAN. Targetnya meningkat dari 13 juta menjadi lebih dari 20 juta, sambil menjaga keseimbangan arus perjalanan di kawasan kita,"
Agenda konferensi dan tantangan utama
Selama dua hari diskusi, delegasi yang terdiri atas pembuat kebijakan, pelaku industri, akademisi, dan media membahas empat tantangan besar pariwisata regional. Pembahasan difokuskan pada solusi praktis yang bisa segera diadopsi oleh negara anggota.
- Meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan
- Memperkuat kepercayaan wisatawan
- Pengembangan kapasitas sumber daya manusia
- Peningkatan pemahaman terhadap keberagaman budaya
Dukungan ASEAN dan data arus wisata
Sekretaris Jenderal ASEAN, Kao Kim Hourn, menyampaikan data kunjungan internasional kawasan. Pada 2025, ASEAN menyambut sekitar 147 juta kedatangan wisatawan internasional, dengan 42% berasal dari negara ASEAN sendiri. Sementara kawasan ASEAN Plus Three mencatat 244 juta kedatangan.
"Melalui kerja sama dan komitmen Korea, kami berharap dapat memperdalam hubungan sekaligus menciptakan peluang nyata bagi komunitas lokal,"
Kao juga menyorot bahwa Korea Selatan merupakan salah satu pasar sumber terbesar bagi ASEAN, menyumbang lebih dari 9,6 juta pengunjung per tahun.
Prioritas akselerasi dan dukungan pihak lain
ASEAN mengusulkan tiga prioritas untuk menopang pertumbuhan: peningkatan konektivitas udara ke kota-kota sekunder, percepatan adopsi AI dan sistem pembayaran pintar, serta penguatan keterampilan tenaga kerja pariwisata lokal.
Pejabat lain menekankan penghapusan hambatan regulasi dan peran pendidikan pariwisata. Lim Sang Taek dari Passage to ASEAN (P2A) mengingatkan ketidakseimbangan arus wisata antara Korea dan ASEAN, sementara Ethel Agnes Pascua-Valenzuela menyerukan adopsi AI dalam pendidikan pariwisata.
"Melalui inisiatif P2A, kami akan menjadi mitra aktif dalam pendidikan pariwisata,"
Langkah berikutnya
AK-RT 2026 akan diakhiri dengan kunjungan teknis ke Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta Timur. Kunjungan dimaksudkan untuk memperkenalkan praktik pengelolaan destinasi berbasis budaya di Indonesia dan membuka peluang pilot project bagi kerja sama bilateral.
Dengan landasan rencana aksi dan dukungan regional, Indonesia berharap target >20 juta pertukaran wisata dapat tercapai melalui peningkatan konektivitas, transformasi digital, dan penguatan kapasitas lokal.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Perawatan Ban Motor: Cek Tekanan dan Tanda Penggantian
Pengendara wajib cek kondisi ban secara rutin: tekanan angin, keausan, dan kerusakan agar stabilitas dan kes...
Bocelli Tetap Konser di Indonesia, Dua Tanggal di Borobudur dan JIExpo
Andrea Bocelli tetap menggelar dua konser di Indonesia pada 31 Okt (Borobudur) dan 3 Nov (JIExpo) meski mend...
Ye Bela Penampilan di Konser Jakarta yang Diikuti 70.000 Penonton
Rapper Ye membela penampilannya di konser GBK yang dihadiri sekitar 70.000 orang meski menerima kritik soal...
Jakarta Kebanjiran 25.000 Pengunjung Mancanegara Jelang Konser Ye
Imigrasi catat ~25.000 pengunjung mancanegara ke Jakarta menjelang konser Ye; puncak 10.000 pada 23 Okt dan...
Nuanu Dukung UMKM Bali Rp60–70 Miliar, Sutala Market 2027
Nuanu Creative City menyatakan telah menyalurkan Rp60–70 miliar ke UMKM Bali dan menyiapkan Sutala Market se...
Otoritas Tangerang Cari Pemilik Sejati McLaren 570S, Tercatat atas Nama Montir
Otoritas pajak Tangerang menelusuri McLaren 570S bernilai hampir Rp 5 miliar setelah montir yang tercatat me...