TP PKK Aceh Besar Gelar Saweu Gampong di Gampong Durung
Kabupaten Aceh Besar — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, bersama Wakil Ketua TP PKK Hj. Nurul Fazli S.Ag memimpin kegiatan Saweu Gampong di Gampong Durung, Kecamatan Masjid Raya, pada Sabtu (23/5). Kegiatan ini digelar untuk memperkuat sinergi antara kader PKK dan masyarakat dalam mewujudkan keluarga sejahtera dan masyarakat tangguh.
Rangkaian kegiatan
Acara berlangsung dalam suasana santai namun penuh kekeluargaan. Panitia menghadirkan sesi edukasi, diskusi kelompok, dan pertukaran pengalaman antar-kader dari berbagai desa. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader dalam menangani isu rumah tangga seperti kesehatan, gizi, pendidikan, dan ekonomi lokal.
- Sesi edukasi tentang kesehatan dan gizi keluarga
- Diskusi kelompok terkait pemberdayaan ekonomi lokal
- Pertukaran praktik terbaik antar-kader PKK
Pesan penyelenggara
Pada kesempatan itu, Hj. Rita Mayasari menekankan pentingnya peran aktif kader dan warga. Ia meminta semua pihak bergerak bersama untuk meningkatkan ketahanan keluarga di berbagai aspek.
“Melalui kegiatan Saweu Gampong ini, kita bergerak bersama untuk membangun kesadaran masyarakat agar terciptanya keluarga yang sehat, cerdas, dan sejahtera,”
Partisipasi dan dukungan lokal
Turut hadir sejumlah tokoh perempuan dan Ketua TP PKK Gampong yang berbagi praktik terbaik program pemberdayaan keluarga. Pertemuan ini juga menjadi wadah memperluas jaringan pemberdayaan masyarakat serta mendorong keberlanjutan program PKK di tingkat gampong.
Hadirnya tokoh lokal memperkuat implementasi rekomendasi yang muncul selama diskusi. Koordinasi antar-kader diharapkan menghasilkan langkah konkret, seperti pengembangan usaha mikro keluarga dan program peningkatan gizi balita.
Implikasi dan tindak lanjut
Kegiatan Saweu Gampong di Gampong Durung menjadi simbol peran TP PKK Aceh Besar sebagai motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi desa. Ke depan, program serupa direncanakan direplikasi di gampong lain untuk memperluas dampak.
Dengan penguatan kapasitas kader dan keterlibatan komunitas, target terciptanya Aceh Besar yang maju, sehat, dan tangguh diharapkan semakin dekat. Pemantauan dan evaluasi lanjutan akan menentukan prioritas kegiatan pemberdayaan berikutnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...