PESONAS II NTT 2026: Ribuan Atlet Tunagrahita Siap Bertanding
PESONAS II NTT 2026 akan digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 14–18 Oktober 2026 dan diikuti ribuan atlet penyandang disabilitas intelektual dari 25 provinsi. Panitia mencatat 1.128 atlet tunagrahita terdaftar, sementara proses finalisasi kontingen masih berjalan hingga penutupan pada 5 Oktober.
Konfirmasi kontingen dan jadwal kedatangan
Hingga awal Oktober, 18 dari 25 provinsi telah mengonfirmasi keikutsertaan. Tujuh provinsi lainnya masih dalam tahap koordinasi dengan panitia.
"Data masih bergerak. Panitia akan menutup pada tanggal 5 Oktober nanti," kata Reni Marlina Un, Ketua Panitia PESONAS II NTT 2026.
Sekretaris panitia menyebutkan kontingen dijadwalkan tiba di Kupang pada 11–13 Oktober. Upacara pembukaan berlangsung pada 14 Oktober di GOR Flobamora, sedangkan pertandingan diatur pada 15–17 Oktober. Kontingen kembali ke daerah masing-masing pada 18 Oktober.
Skala acara dan tujuan kejuaraan
Event ini menjadi salah satu multievent terbesar yang diselenggarakan oleh Special Olympics Indonesia. Selain menampilkan kompetisi, PESONAS II berperan sebagai proses pembinaan dan seleksi untuk tim Indonesia menuju Special Olympics World Summer Games 2027.
Kuota internasional dan cabang olahraga
Direktur Operasional PP SOIna, Amran Siregar, menyampaikan Indonesia mendapatkan kuota 72 atlet untuk mengikuti World Summer Games 2027. Dari ajang di Kupang, diperkirakan sekitar 58–60 atlet akan dipilih untuk berlaga di tingkat internasional.
Kompetisi PESONAS II mempertandingkan tujuh cabang olahraga:
- Sepak bola
- Renang
- Senam ritmik
- Atletik
- Tenis meja
- Bulu tangkis
- Bocce
"Atlet NTT itu selalu memberikan kontribusi. Prestasinya salah satu yang mendongkrak jumlah perolehan medali yang diraih Indonesia," ujar Amran Siregar.
Dampak pariwisata dan ekonomi lokal
Selain pertandingan, panitia menyiapkan kegiatan City Tour bagi kontingen. Rute wisata akan membawa peserta mengunjungi beberapa objek wisata di Kota Kupang.
"Selain berdampak pada ekonomi melalui UMKM yang kami siapkan di kawasan Oepoi, juga ada dampak terhadap pariwisata yang ada di Kota Kupang," kata Karel Muskanan, Sekretaris Panitia sekaligus Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga NTT.
Panitia berharap kunjungan delegasi dan wisatawan pendukung dapat menggerakkan ekonomi lokal, terutama melalui pelibatan UMKM di sekitar lokasi acara.
Penutup
PESONAS II NTT 2026 tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga langkah strategis dalam menyiapkan atlet menuju kejuaraan dunia dan mendorong pemulihan ekonomi lokal melalui pariwisata dan UMKM.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Sepak Takraw Putra Indonesia Raih Perak di Asian Games 2026
Tim sepak takraw putra Indonesia meraih medali perak nomor men's quadrant Asian Games 2026 setelah kalah 1-2...
Ferran Torres Cedera, Carlos Espi Dipanggil Perkuat Spanyol
Ferran Torres absen karena cedera pergelangan kaki kiri; Carlos Espi dari Real Madrid dipanggil menggantikan...
Tuchel Ingatkan Inggris Tetap Fokus Hadapi Kroasia di Rijeka
Thomas Tuchel meminta Inggris tetap fokus jelang laga UEFA Nations League melawan Kroasia di Rijeka, setelah...
Tyler Adams Kembali Jadi Kapten Timnas Amerika Serikat
Tyler Adams ditunjuk kembali sebagai kapten Timnas Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2030; Pochettino me...
PSIS Semarang Bidik Tiga Poin Lawan Adhyaksa FC di Jatidiri
PSIS Semarang menjamu Adhyaksa FC di Jatidiri (3 Okt). Widodo minta pemain percaya diri tanpa overconfidence...
Dewa United Fokusi Kembangkan Pemain Lokal untuk IBL 2027
David Singleton ditunjuk pelatih Dewa United untuk IBL 2027 dan akan memberi peluang lebih besar bagi pemain...