T. Zulkifli Resmi Pimpin BKM Agung Babussalam Periode 2026-2031
Sabang — T. Zulkifli resmi ditetapkan sebagai Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Agung Babussalam untuk periode 2026-2031. Pengukuhan berlangsung bersamaan dengan doa bersama memperingati Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Agung Babussalam, Jumat (14/8) malam.
Pengukuhan dan doa bersama
Acara pengukuhan kepengurusan baru dipadukan dengan doa bersama sebagai bagian rangkaian peringatan Hari Damai Aceh ke-21. Sekretaris Daerah Kota Sabang, Andri Nourman, mewakili Wali Kota hadir dan menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus yang baru diangkat.
Suasana acara menekankan kebersamaan dan semangat ibadah. Kegiatan ini diharapkan menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat keagamaan dan sosial di Kota Sabang.
Harapan dari Pemerintah Kota
Atas nama Pemerintah Kota Sabang, Andri Nourman menyerukan agar pengurus BKM bekerja dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya kegiatan masjid yang memberi manfaat bagi masyarakat luas.
"Menjadi pengurus BKM bukan hanya sebuah jabatan, tetapi merupakan amanah untuk memakmurkan rumah Allah sekaligus melayani umat. Saya berharap di bawah kepengurusan yang baru, Masjid Agung Babussalam dapat semakin hidup dengan berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi masyarakat," kata Andri.
Komitmen Ketua BKM
T. Zulkifli menyatakan menerima amanah tersebut dengan rasa tanggung jawab. Ia mengajak seluruh pengurus untuk mencurahkan waktu, tenaga, dan kemampuan demi memakmurkan masjid.
"Kita wakafkan waktu, tenaga, pikiran, dan kemampuan kita untuk memakmurkan masjid. Insyaallah, segala amal yang kita kerjakan dengan ikhlas akan mendapatkan balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala."
Zulkifli juga meminta dukungan dari Pemerintah Kota Sabang, ulama, tokoh masyarakat, dan jamaah. Ia menyatakan program BKM ke depan membutuhkan kebersamaan agar masjid memberi manfaat nyata bagi warga.
Makna peringatan dan langkah ke depan
Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan keagamaan serta kepedulian sosial di Sabang. Momentum Hari Damai Aceh ke-21 diharapkan mempererat ukhuwah antarwarga dan memperkuat peran Masjid Agung Babussalam sebagai pusat aktivitas religius dan sosial.
Keberhasilan program BKM selanjutnya bergantung pada kerja sama lintas pihak dan konsistensi pelaksanaan kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pejabat Eselon II Ditangkap di Banda Aceh Terkait Dugaan Sesama Jenis
Satpol PP/WH menangkap pejabat eselon II Inspektorat Banda Aceh pada 12 Agustus terkait dugaan hubungan sesa...
BPKH, BRIN & Harika Dorong Generasi Z Jadi Produsen Konten Dakwah Haji
BPKH, BRIN, dan Harika Foundation mengajak generasi Z menjadi produsen konten dakwah haji lewat program Dai...
DPRD Tanjungbalai Dengarkan Pidato Kenegaraan Prabowo HUT RI ke-81
DPRD Tanjungbalai menggelar paripurna mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Prabowo pada HUT RI ke-81; Pem...
Kontradiksi Pernyataan Soal Kasus Keracunan MBG di Karo
Pernyataan Gubernur dan Bupati Karo berbeda soal dugaan keracunan massal MBG; jumlah korban dan kondisi sisw...
Medan Bagikan Bendera Merah Putih Sambut HUT RI ke-81
Wali Kota Medan dan Forkopimda membagikan bendera Merah Putih di depan Kantor Wali Kota, menyemarakkan HUT R...
Rico Waas Saksikan Penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027
Wali Kota Medan Rico Waas menyaksikan penyampaian Nota Keuangan dan RAPBN 2027 oleh Presiden Prabowo, yang m...