SIP Angkatan 56 Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan Ade Irma, Medan
Medan — Sejumlah siswa Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-56 asal Polda Sumatera Utara melaksanakan bakti sosial di Panti Asuhan Ade Irma, Jalan T. Cik Ditiro, Kelurahan Madras Hulu, Medan Polonia, Jumat (31/7). Kegiatan ini digelar sebagai bentuk kepedulian dan pengamalan nilai pendidikan kepada anak-anak panti.
Kegiatan dan pelaksanaan
Kegiatan berlangsung hangat dengan rangkaian pemberian bantuan serta interaksi langsung antara siswa SIP dan anak asuh panti. Para peserta datang dari berbagai jajaran Polres di wilayah Polda Sumut dan tergabung dalam Resimen Parakrama Pradhana.
Selain penyerahan bantuan, siswa juga menyelenggarakan waktu bermain dan berbagi cerita untuk meningkatkan kebahagiaan anak-anak di panti. Kegiatan dilaksanakan sebagai program sosial yang menyertai masa pendidikan calon perwira Polri.
Resimen dan motto kegiatan
Peserta SIP Angkatan 56 tergabung dalam Resimen Parakrama Pradhana, nama resimen bagi siswa yang sedang mengikuti pendidikan pembentukan perwira Polri di Sukabumi. Kegiatan ini merupakan implementasi dari motto resimen, yaitu "Peduli, Mengabdi, dan Melayani Masyarakat".
Respons pengelola panti
Pengelola Panti Asuhan Ade Irma menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Kehadiran para siswa dinilai membawa suasana kebahagiaan bagi anak-anak asuh.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para siswa SIP Angkatan 56 yang telah datang dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak di panti ini. Semoga kegiatan seperti ini menjadi ladang amal dan membawa manfaat bagi semua pihak," ujar Hj. Iriani.
Keterkaitan dengan tema pendidikan
Kegiatan ini sejalan dengan tema pendidikan SIP Angkatan 56, yaitu "Membangun Keutamaan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif". Melalui aksi sosial, penyelenggara berharap kompetensi calon perwira tidak hanya teknis, tetapi juga mencakup empati dan pengabdian sosial.
Secara spesifik, kegiatan sosial seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan sikap kepedulian yang berkelanjutan di kalangan perwira muda, sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat setempat.
Implikasi dan tindak lanjut
Bakti sosial bagi siswa SIP Angkatan 56 menunjukkan fokus pendidikan yang menggabungkan keterampilan kepemimpinan dan nilai-nilai kemanusiaan. Ke depan, kegiatan serupa dapat diperluas ke lebih banyak panti asuhan dan komunitas rentan guna memperkuat dampak sosial pendidikan kepolisian.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...