Wali Kota Sibolga Percepat Pemasangan Pipa Air Bersih Pascabencana
Sibolga — Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik mendorong percepatan penyelesaian pembangunan infrastruktur air minum pascabencana banjir dan longsor 2025. Dalam rapat koordinasi melalui Zoom pada Selasa (20/10), wali kota menyoroti pemasangan jaringan pipa di kawasan Sarudik yang menghadapi kendala teknis dan masalah legalitas lahan. Pemerintah kota berkomitmen membantu pemenuhan dokumen administratif dan mempercepat pelaksanaan agar layanan air bersih pulih.
Rakor dan dukungan pemerintah kota
Rakor diikuti dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota dan dihadiri Plt Kepala Dinas PUPR Riwansyah SST MM, Plt Kepala Dinas PKPLH Abdul Karim Nasution SE MM, serta Direktur Utama Perumda Tirta Nauli Khairunnas Panggabean SPd bersama staf teknis. Wali Kota menyatakan apresiasi terhadap upaya pemulihan infrastruktur air minum dan menegaskan kesiapan Pemko memberi dukungan administrasi.
Fokus lokasi dan kendala pekerjaan
Penanganan infrastruktur air minum difokuskan pada tiga kawasan utama:
- Sarudik
- Aek Doras
- Aek Parombunan
Di Sarudik, persoalan bukan hanya kondisi cuaca dan tanah tetapi juga status legalitas lahan. Hasil koordinasi dengan Kementerian Kehutanan menunjukkan beberapa lokasi berada di kawasan hutan lindung, sehingga perlu kepastian hukum sebelum pekerjaan dilanjutkan. Wali Kota menyoroti pemasangan pipa di titik 81 sebagai bagian krusial yang harus diselesaikan segera untuk mencegah gangguan aliran dan proses pengolahan air.
Perkembangan Aek Parombunan dan Aek Doras
Jaringan air di Aek Parombunan sudah berfungsi dan dimanfaatkan warga, khususnya penghuni huntap. Namun pembangunan huntap tahap kedua sebanyak 86 unit masih berlangsung, sehingga kebutuhan pasokan air bersih tetap tinggi. Di Aek Doras, penanganan masih berjalan dan pihak pelaksana melaporkan bahwa sejumlah kendala teknis bertahap mulai dapat diatasi.
Rencana teknis dan target penyelesaian
Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Wilayah I, Edy B. Manik, menjelaskan rencana teknis: pembangunan saringan batu dan jaringan pipa untuk menambah suplai di Aek Doras; pemasangan pipa pendukung unit pengelolaan air di Sarudik; serta penguatan jaringan di Aek Parombunan untuk melayani huntap. Semua pekerjaan infrastruktur air minum ditargetkan rampung pada akhir 2026, dengan pemasangan pipa Sarudik sebagai prioritas utama.
Pengelolaan sampah dan fasilitas pendukung
Perkembangan pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Aek Parombunan telah mencapai sekitar 50 persen. Penataan tebing telah selesai, dan pekerjaan berikutnya fokus pada pembangunan kolam penampungan serta fasilitas pendukung. Pemko juga siap menerbitkan surat administrasi untuk mendukung pelaksanaan proyek, termasuk instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) dan pengelolaan TPA.
Koordinasi lintas instansi dan pemenuhan dokumen menjadi kunci agar program pemulihan infrastruktur air minum berjalan tertib dan sesuai target, sehingga layanan publik kembali andal dan berkelanjutan.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Mahasiswa S2 Laporkan Pengurus UDA ke Polda Sumut soal Ijazah
Mahasiswa S2 UDA melapor ke Polda Sumut terkait penahanan ijazah meski telah melunasi pembayaran; laporan me...
Kejari Nias Selatan Cegah Penyimpangan Revitalisasi Sekolah
Kejari Nias Selatan gelar penerangan hukum untuk mencegah penyimpangan dan mengamankan proyek revitalisasi s...
Kajari Nias Selatan Lantik 8 Pejabat Eselon IV
Kajari Nias Selatan melantik delapan pejabat Eselon IV pada 20/10 untuk memperkuat organisasi dan meningkatk...
Vonis 7 Tahun untuk Pelaku KDRT di Medan
Pengadilan Negeri Medan menjatuhkan vonis 7 tahun penjara kepada Dani Sitorus atas kasus KDRT yang menyebabk...
Polda Sumut Selidiki Dugaan Penyerobotan Rumah di Medan Johor
Polda Sumut menyelidiki dugaan penyerobotan rumah di Villa Kencana, Medan Johor, setelah penjualan dibatalka...
Bobby Nasution: ASN Digital Wajib Bertanggungjawab ke Rakyat
Gubernur Sumut Bobby Nasution minta ASN bertanggungjawab kepada rakyat dan adaptif terhadap teknologi, lewat...