Lokal

Bobby Nasution: ASN Digital Wajib Bertanggungjawab ke Rakyat

Bagikan:
Gubernur Bobby Nasution memberi sambutan pada pengajian ASN di Aula Raja Inal Siregar

Medan — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menekankan bahwa jabatan dan fasilitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan sekadar amanah kepada Tuhan, tetapi juga harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat yang membiayainya. Pernyataan itu disampaikan saat pengajian rutin ASN dan non-ASN di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Rabu (21/10).

Gubernur: Jabatan sebagai amanah dan kewajiban sosial

Bobby meminta seluruh ASN memaknai tugas dan jabatan sebagai ladang ibadah sekaligus tanggung jawab publik. Ia mengingatkan sumber fasilitas dan gaji berasal dari masyarakat Sumatera Utara sehingga kinerja harus transparan dan bertanggung jawab.

Pertanggungjawaban kita selain kepada Allah SWT, pertanggungjawaban kita di dunia ini juga kepada masyarakat. Fasilitas dan gaji yang kita dapatkan bersumber dari masyarakat Sumatera Utara. Oleh karena itu, mari kita jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya agar menjadi jalan menuju surga dan mendapatkan syafaat Rasulullah

Pengajian interaktif berbasis digital

Pengajian kali ini dikemas berbeda dengan format interaktif berbasis teknologi. Peserta diajak berinteraksi langsung menggunakan smartphone Android untuk mengikuti materi, menggantikan metode monolog tradisional.

Gubernur mengapresiasi inovasi tersebut karena dinilai relevan dengan perkembangan zaman dan memberi pengalaman baru bagi ASN serta peserta lainnya.

Tema: Pemanfaatan AI untuk pelaksana kebijakan

Ketua Forum Komunikasi Kerohanian Islam (FOKKUS) Badan Pembinaan Rohani Islam (Babinrohis) Sumut, Damri Tambunan, menjelaskan tema pengajian kali ini berfokus pada pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pembuat kebijakan di lingkungan ASN.

Tema ini dipilih agar seluruh ASN mandiri menggunakan teknologi digital, termasuk dalam penulisan e-kinerja di MyASN, serta memudahkan ASN mendapatkan informasi secara efektif dan efisien demi terwujudnya Sumut yang berkah, maju, dan berkelanjutan

Perluasan pembinaan rohani dan target FOKKUS

Damri menyatakan FOKKUS Babinrohis akan memperluas jangkauan pembinaan rohani ke berbagai institusi publik. Rencana itu mencakup birokrasi daerah, BUMD, rumah sakit, dan perguruan tinggi, serta pembentukan kepengurusan di kabupaten/kota se-Sumut pada akhir Oktober.

  • Perluasan ke BUMD
  • Program pembinaan di rumah sakit
  • Pembentukan kepengurusan di tingkat kabupaten/kota

Pesan dakwah: AI untuk tugas dan dakwah yang inspiratif

Dalam ceramahnya, Ustaz Wahfiudin Sakam mengajak jemaah memanfaatkan AI secara bijak. Ia menekankan AI dapat mendukung tugas administrasi dan menjadi sarana dakwah serta amal jariyah.

Dakwah saat ini perlu beralih ke storytelling, cerita yang memberi inspirasi dan motivasi. Kita bisa memanfaatkan AI untuk menggali gagasan relevan hingga membuat konten video menarik yang lebih mudah diterima oleh generasi muda

Transformasi metode dakwah dan layanan publik melalui teknologi dinilai penting agar pesan agama dan kebijakan pemerintah lebih cepat dan tepat sasaran, khususnya kepada generasi muda. Implementasi teknologi seperti AI dan penulisan e-kinerja di MyASN menjadi langkah konkret untuk mewujudkan birokrasi yang modern dan akuntabel di Sumatera Utara.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait