Desak Pemberantasan Narkoba dan Judi di Sibolangit
Medan — Ketua Pemuda Barisan Karo (PBK), Jesaya Tarigan, mendesak Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, segera menindak peredaran narkoba dan judi di kawasan Sibolangit, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang. Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (5/9) sebagai respons atas maraknya praktik yang dinilai merusak generasi muda.
Desakan tegas dari organisasi pemuda
Jesaya menilai operasi penegakan hukum harus dilakukan tanpa kompromi. Ia menegaskan, perjudian dan peredaran narkoba merupakan ancaman serius terhadap masa depan anak muda.
"Judi dan narkoba itu jelas merusak generasi penerus bangsa. Oleh karena kami meminta agar penegak hukum segera bergerak melakukan penindakan,"
Selain itu, Jesaya mengaitkan tuntutan itu dengan program prioritas pemerintah pusat, yaitu Asta Cita. Menurutnya, program tersebut harus diimplementasikan sampai tingkat daerah agar efeknya nyata.
"Apabila peredaran narkoba dan judi masih marak di kawasan Sibolangit, kita curiga ada permainan (Main Mata). Namun begitu Pemuda Barisan Karo tetap berkeyakinan aparat penegak hukum dalam memberantas dan membersihkan penyakit masyarakat judi serta narkoba tersebut,"
Perkembangan pengungkapan narkoba di Sumut
Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, sebelumnya melaporkan tren pengungkapan narkoba meningkat dalam tiga tahun terakhir. Ia memaparkan data penindakan yang menunjukkan lonjakan barang bukti.
Menurut Kapolda, Polda Sumut mengungkap sekitar 1,5 ton sabu pada 2024, meningkat menjadi sekitar 1,7 ton pada 2025. Hingga pertengahan 2026, barang bukti sabu yang diamankan mencapai sekitar 950 kilogram.
"Saya menegaskan pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas utama karena kejahatan tersebut mengancam masa depan generasi muda,"
Dampak lokal dan harapan penegakan hukum
Pernyataan PBK mencerminkan kekhawatiran komunitas lokal terhadap efek sosial dan ekonomi dari perjudian serta peredaran narkoba. Aktivitas ilegal ini disebut-sebut memicu meningkatnya kriminalitas dan kerusakan sosial di kawasan wisata dan perumahan sekitar Sibolangit.
Jesaya dan organisasi pemuda lainnya berharap penindakan tidak hanya berfokus pada penangkapan, tetapi juga pada pencegahan melalui pendidikan dan rehabilitasi. Mereka meminta transparansi dan konsistensi aparat penegak hukum dalam membersihkan wilayah dari praktik negatif tersebut.
Proyeksi ke depan
Jika penegakan hukum dipercepat, warga berharap angka peredaran narkoba dan praktik judi bisa turun signifikan. Sebaliknya, tanpa tindakan tegas, masalah ini berpotensi terus meluas dan mengancam kualitas generasi muda di Sumatera Utara.
Penanganan terpadu antara kepolisian, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat dinilai krusial untuk menciptakan solusi jangka panjang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Ari Affandy Terpilih Pimpin APPSI Pematang Siantar 2026–2031
Ari Affandy terpilih pimpin APPSI Pematang Siantar; fokus program: sertifikat halal, digitalisasi pasar, dan...
BKSDA Turun Identifikasi Setelah Harimau Menerkam Ternak di Humbahas
BKSDA Wilayah IV Tarutung akan turun Sabtu (5/9) untuk identifikasi setelah laporan harimau menerkam lembu d...
Harimau Sumatera Diduga Nyasar, Ternak Lembu Diterkam di Humbahas
Harimau Sumatera diduga nyasar ke perladangan di Tukka Dolok, Humbahas, dan menerkam ternak lembu; ini kejad...
KMP Sumut II Tersangkut di Danau Toba Dekat Tigaras
KMP Sumut II tersangkut dekat Pelabuhan Tigaras Jumat malam; penumpang terlambat dievakuasi dan kapal baru b...
PDI Perjuangan Soroti Perubahan APBD Taput: PAD Turun, Belanja Naik
PDI Perjuangan DPRD Taput menyoroti Ranperda Perubahan APBD 2026: PAD turun, belanja naik, dan pengadaan ken...
Kepling Medan Ditangkap Jual Vape Getar dan Ekstasi
Kepala lingkungan di Medan ditangkap karena menjual dua vape getar dan dua pil ekstasi; polisi mengejar pema...