KMP Sumut II Tersangkut di Danau Toba Dekat Tigaras
KMP Sumut II tersangkut di perairan Danau Toba dekat Pelabuhan Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, pada Jumat malam (4/9). Kapal yang sedang menyeberang menuju Pelabuhan Simanindo, Kabupaten Samosir, tidak bisa bergerak setelah berputar mengarah ke Samosir. Penumpang sempat berada di atas kapal selama lebih dari dua jam sebelum kapal kembali ke pelabuhan.
Kronologi kejadian
Salah satu penumpang, LG (43) asal Kabupaten Samosir, menceritakan kejadian tersebut setelah tiba di Pangururan. Kapal berangkat sekitar pukul tujuh malam dan tersangkut sekitar sepuluh menit setelah manuver memutar arah ke Samosir.
- Pukul sekitar 19.00: KMP Sumut II berangkat dari Pelabuhan Tigaras menuju Simanindo.
- Beberapa menit setelah berputar ke arah Samosir: kapal tidak bisa bergerak meski mesin tidak mati.
- Upaya penarikan oleh kapal lain dilakukan berkali-kali; baru setelah ditarik dari sisi kiri kapal bisa kembali ke pelabuhan.
- Sampai sandar kembali hampir pukul 22.00 menurut keterangan penumpang.
Upaya penyelamatan dan kondisi kapal
Menurut LG, mesin kapal tetap menyala tetapi kapal tidak mampu bergerak. Ia mengatakan ada dugaan kapal tersangkut karena menabrak batu, meski penyebab resmi belum ditetapkan.
"Kapal berangkat sekitar jam tujuh malam lewat, nyangkutnya setelah kapal selesai memutar ke arah Samosir. Gak lama, kurang lebih sepuluh menit, tersangkut gitu."
LG juga menjelaskan bahwa sebuah kapal ferry lain sempat mencoba menarik dari bagian belakang sebanyak dua kali namun gagal. Akhirnya kapal ditarik dari sisi kiri dan berhasil bergerak kembali menuju Pelabuhan Tigaras.
Kekhawatiran penumpang
Penumpang mengeluhkan lambatnya evakuasi penumpang ke kapal alternatif. Mereka menilai tidak ada upaya prioritas penyelamatan penumpang, sehingga menimbulkan kecemasan mengingat kejadian berlangsung pada malam hari dan memakan waktu lebih dari dua jam.
"Gak tau juga mungkin itu standar keselamatan mereka, harus kapal dulu bisa lepas. Tapikan kami takut, itu di danau dan sudah malam hari, bayangkan dari jam tujuh lewat sampai hampir jam sepuluh kami baru sandar kembali di pelabuhan tigaras,"
Respons otoritas
Sampai berita ini ditulis, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab kejadian maupun kondisi KMP Sumut II setelah insiden.
Insiden ini menimbulkan pertanyaan terkait prosedur keselamatan dan evakuasi pada rute penyeberangan Tigaras–Simanindo. Pengawasan dan klarifikasi dari otoritas pelabuhan diperlukan untuk memastikan penyebab teknis atau navigasi serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Pemkab Langkat: Rp50 Miliar PJU Akumulasi Pembayaran 2024–2025
Dishub Langkat klarifikasi: Rp50 miliar PJU adalah akumulasi anggaran 2024–2025, bukan dana tunggal, dengan...
Polres Aceh Singkil Tahan Dua Tersangka Pengangkut Kayu Tanpa Dokumen
Polres Aceh Singkil menahan dua tersangka pengangkut kayu tanpa dokumen; barang bukti 4 m3 kayu olahan disit...
Tanjungbalai Percepat Digitalisasi Pajak dengan Roadmap ETPD dan SULTAN
Pemko Tanjungbalai menggelar HLM TP2DD untuk evaluasi ETPD, menetapkan Roadmap 2026–2030, dan meluncurkan ap...
Tanjungbalai Siapkan Pembangunan Jalan dan Drainase Prioritas 2026
Wali Kota Tanjungbalai meninjau rencana perbaikan jalan dan drainase di Selat Tanjung Medan untuk program in...
Pematangsiantar Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
Pematangsiantar meraih predikat informatif pada KI Sumut Award 2026, menegaskan komitmen transparansi publik...
Pematangsiantar Raih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026
Pematangsiantar meraih Predikat Informatif KI Sumut Award 2026 untuk ketiga kali, menempati posisi tiga dari...