NASA Abadikan Tiga Siklon Tropis Bersamaan di Pasifik
NASA merekam tiga siklon tropis yang berputar bersamaan di Samudra Pasifik pada awal September 2026. Citra dari instrumen EPIC pada satelit DSCOVR diambil pada 1 September 2026 dan diumumkan pada 4 September 2026. Ketiga sistem itu adalah Lowell, Karina, dan Marie. Peristiwa ini terjadi saat aktivitas badai di Pasifik meningkat tajam, sementara Atlantik relatif tenang.
Citra satelit dan identifikasi badai
Gambar dari DSCOVR memperlihatkan ketiga pusat siklon yang terpisah namun aktif pada saat yang sama. Pengamatan ini menegaskan peningkatan aktivitas di Pasifik timur dan tengah pada awal musim badai. Dalam citra terlihat jelas posisi dan struktur awan tebal pada masing-masing sistem.
- Lowell — menjadi sangat kuat dan kemudian mencapai kategori 5 pada 2 September 2026.
- Karina — meningkat hingga kategori 4 hampir bersamaan dengan Lowell.
- Marie — berstatus badai tropis dan bergerak ke arah barat laut.
Perkembangan intensitas
Lowell sempat mencapai intensitas kategori 5 selama beberapa jam pada 2 September. Karina menembus kategori 4 di waktu yang hampir bersamaan. Marie masih tercatat sebagai badai tropis saat pengamatan, dan belum mencapai kategori hurikan.
Dampak di Atlantik: Badai Edouard
Sementara itu, Atlantik menunjukkan pola yang berbeda. Badai Tropis Edouard melanda wilayah Louisiana dan Texas, membawa hujan lebat dan angin kencang. Beberapa wilayah melaporkan curah hujan ekstrem, dengan sebagian lokasi menerima hujan hingga 61 sentimeter, serta pohon dan jaringan listrik tumbang.
Statistik musim badai dan indeks ACE
Data per 3 September 2026 menunjukkan Pasifik timur laut menghasilkan aktivitas di atas rata-rata. Sebaliknya Atlantik tercatat jauh di bawah normal pada periode yang sama.
| Wilayah | Badai Bernama | Hurikan | ACE |
|---|---|---|---|
| Pasifik timur laut | 15 | 6 | 130 (≈50% di atas normal) |
| Atlantik | 5 | 0 | 4,4 (≈9% dari normal) |
Perbedaan ini konsisten dengan prakiraan musim badai yang dirilis musim semi 2026. Fenomena El Niño diperkirakan memperkuat aktivitas siklon di Pasifik timur dan menekan pembentukan badai di Atlantik.
Catatan dan prospek ke depan
Kejadian simultan badai kategori tinggi di Pasifik tergolong jarang. Para pemantau cuaca internasional akan terus mengawasi perkembangan sistem yang belum mencapai puncak intensitas. Masyarakat di wilayah pantai dan jalur potensial badai dianjurkan tetap mengikuti peringatan resmi dan pembaruan dari otoritas setempat.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
DMS+ Paparkan Roadmap Scale-Up 2027: Wider, Higher, Bigger
DMS+ ungkap roadmap scale-up 2027 "Wider, Higher, Bigger" meliputi transformasi Horrortainment, Vertical Mov...
Roket NASA Ungkap Struktur Kompleks sporadic E yang Ganggu Sinyal
Roket NASA mengungkap bahwa lapisan sporadic E di ionosfer berstruktur kompleks dan dapat mengganggu sinyal...
Hubble Temukan Pola 10 Sisi di Kutub Selatan Saturnus
Hubble mendeteksi pola gelombang 10 sisi (decagon) di kutub selatan Saturnus; tanda muncul sejak 2023 dalam...
BRIN Kembangkan Big Data Ilmiah Terintegrasi untuk Riset Nasional
BRIN mengembangkan integrasi koleksi ilmiah menjadi big data nasional untuk mendukung riset, inovasi, dan ke...
Fenomena Langit September 2026: Venus Bersinar dan Harvest Moon
Venus mencapai puncak kecerlangan, Bulan membantu menemukan Antares dan Teapot, serta Harvest Moon muncul pa...
Meir dan Adenot Rampungkan Spacewalk 6 Jam 49 Menit di ISS
Jessica Meir dan Sophie Adenot menyelesaikan spacewalk 6 jam 49 menit di ISS, memasang reflektor, ganti kame...