BepiColombo Mulai Fase Kedatangan di Merkurius setelah 8 Tahun
BepiColombo, misi gabungan Badan Antariksa Eropa (ESA) dan Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA), resmi memulai fase kedatangan menuju Merkurius pada 3 September 2026. Setelah hampir delapan tahun melakukan perjalanan, modul transfer melepaskan dua pengorbit: Mercury Planetary Orbiter (MPO) milik ESA dan Mercury Magnetospheric Orbiter (Mio) milik JAXA.
Pemisahan dan langkah berikutnya
Pemisahan dilakukan oleh Mercury Transfer Module yang selama ini menyediakan tenaga dan sistem propulsi. MPO dan Mio sekarang melanjutkan perjalanan sendiri menuju Merkurius. Tim misi memperkirakan kedua wahana masih memerlukan sekitar enam bulan lagi untuk memasuki orbit planet tersebut.
Jadwal masuk orbit dan manuver
Rangkaian navigasi dan manuver akan dijalankan sebelum wahana benar-benar memasuki orbit. Tanggal target memasuki orbit adalah 21 November 2026. Setelah tiba, misi akan melaksanakan sekitar 16 manuver bertahap untuk menurunkan dan menyesuaikan orbit kedua pengorbit.
Lintasan panjang menuju Merkurius
BepiColombo diluncurkan pada 19 Oktober 2018 dari Kourou menggunakan roket Ariane 5. Untuk mencapai Merkurius, wahana menempuh lintasan gravitasi kompleks yang memanfaatkan beberapa lintasan dekat planet lain.
- Satu kali lintasan dekat Bumi
- Dua kali lintasan dekat Venus
- Enam kali lintasan dekat Merkurius untuk mengurangi energi gravitasi
Masalah teknis dan penyesuaian misi
Pada April 2024 wahana menghadapi gangguan pada panel surya yang mengurangi daya pendorong listrik. Para insinyur lalu merancang ulang trajektori dengan daya dorong lebih rendah untuk mempertahankan misi. Kondisi ini mengakibatkan penundaan kedatangan dari rencana semula Desember 2025 menjadi November 2026.
Timeline pemisahan dan operasi ilmiah
Setelah memasuki orbit, jadwal pemisahan lebih rinci sudah ditetapkan. Mio dijadwalkan berpisah dari MPO sekitar 9 Desember 2026 dan memasuki orbit kutub yang sangat elips. Sementara itu, MPO akan terus menyesuaikan orbitnya hingga mencapai orbit kutub pada 10 Maret 2027.
Operasi ilmiah utama dijadwalkan dimulai pada 6 April 2027. MPO akan fokus mempelajari komposisi permukaan, geologi, dan struktur bagian dalam Merkurius. Mio akan meneliti medan magnet planet dan interaksi antara medan itu dengan angin Matahari.
Keberhasilan fase kedatangan ini membuka tahap pengamatan intensif yang diharapkan memberi wawasan baru tentang pembentukan dan evolusi planet terdekat Matahari.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
Roket NASA Ungkap Struktur Kompleks sporadic E yang Ganggu Sinyal
Roket NASA mengungkap bahwa lapisan sporadic E di ionosfer berstruktur kompleks dan dapat mengganggu sinyal...
Hubble Temukan Pola 10 Sisi di Kutub Selatan Saturnus
Hubble mendeteksi pola gelombang 10 sisi (decagon) di kutub selatan Saturnus; tanda muncul sejak 2023 dalam...
BRIN Kembangkan Big Data Ilmiah Terintegrasi untuk Riset Nasional
BRIN mengembangkan integrasi koleksi ilmiah menjadi big data nasional untuk mendukung riset, inovasi, dan ke...
Fenomena Langit September 2026: Venus Bersinar dan Harvest Moon
Venus mencapai puncak kecerlangan, Bulan membantu menemukan Antares dan Teapot, serta Harvest Moon muncul pa...
Meir dan Adenot Rampungkan Spacewalk 6 Jam 49 Menit di ISS
Jessica Meir dan Sophie Adenot menyelesaikan spacewalk 6 jam 49 menit di ISS, memasang reflektor, ganti kame...
Teleskop Roman Aktifkan Antena dan Coronagraph, Siap Observasi
Teleskop Nancy Grace Roman berhasil membuka antena 1,7 m dan mengaktifkan Coronagraph; pengujian dan kalibra...