Teleskop Roman Aktifkan Antena dan Coronagraph, Siap Observasi
Teleskop antariksa Nancy Grace Roman berhasil mengaktifkan sejumlah komponen kunci untuk misi ilmiah, termasuk antena high-gain dan instrumen Coronagraph, pada awal September 2026. Antena terbentang pada 2 September, sementara Coronagraph mulai diaktifkan sehari sebelumnya. Langkah ini mempersiapkan Roman untuk mengirim data besar dan mengamati planet di sekitar bintang lain secara langsung.
Antena high-gain: ukuran, fungsi, dan kecepatan
Antena berukuran sekitar 1,7 meter dan memiliki bobot sekitar 11 kilogram. Komponen ini dirancang untuk mengirimkan data ilmiah dalam jumlah besar kembali ke Bumi. Antena mampu mentransmisikan hingga 500 megabit per detik, sehingga mendukung pengiriman citra dan data observasi yang besar.
Sinyal dari Roman akan diterima oleh stasiun bumi di beberapa lokasi strategis:
- New Mexico (Amerika Serikat)
- Australia
- Jepang
Pelindung matahari (visor) dan Coronagraph
Selain antena, pelindung matahari atau visor juga berhasil dideploy untuk menghalangi cahaya tak diinginkan saat pengamatan. Langkah ini penting untuk menjaga kualitas citra dan akurasi instrumen.
Instrumen Coronagraph diaktifkan pada 1 September 2026. Alat ini dirancang untuk memblokir cahaya bintang sehingga tim peneliti dapat melihat planet dan cakram debu di sekitar bintang lain secara langsung. Dengan kemampuan ini, Roman diharapkan dapat mendeteksi planet raksasa yang lebih tua dan lebih dingin.
Kalibrasi, uji, dan jadwal pengaktifan instrumen lain
Setelah aktivasi awal, Coronagraph akan menjalani rangkaian kalibrasi dan pengujian selama beberapa bulan untuk memastikan kinerja optimal. Instrumen utama lain, yaitu Wide Field Instrument, dijadwalkan mulai diaktifkan dalam beberapa pekan mendatang.
NASA menargetkan rilis gambar pertama dari Teleskop Roman pada awal 2027. Selain pencitraan langsung, misi ini juga akan mencari planet menggunakan metode microlensing dan transit, memperkaya data eksoplanet dengan dua pendekatan komplementer.
Implikasi ilmiah
Keberhasilan mengaktifkan antena dan instrumen awal menandai fase penting bagi Roman menuju operasi ilmiah penuh. Dengan kapasitas transmisi tinggi dan kemampuan blok cahaya bintang, teleskop ini siap memberikan data baru tentang formasi planet dan struktur sistem bintang di lingkungan kosmik yang lebih luas.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
TCL Perkenalkan C7L SQD-Mini LED dengan 1.352 Zona Dimming
TCL meluncurkan C7L SQD-Mini LED di Indonesia (5 Sep 2026) dengan 1.352 zona dimming, Super QLED, dan puncak...
Indosat dan Sarkodit Perkenalkan Instalasi 'Peran-Tara' di Ideafest 2026
Indosat dan seniman Sarkodit menampilkan instalasi "Peran-Tara" di Ideafest 2026 untuk menekankan peran manu...
NASA Abadikan Tiga Siklon Tropis Bersamaan di Pasifik
Satelit DSCOVR merekam tiga siklon tropis—Lowell, Karina, dan Marie—berputar bersamaan di Pasifik awal Septe...
BepiColombo Mulai Fase Kedatangan di Merkurius setelah 8 Tahun
BepiColombo mulai fase kedatangan di Merkurius pada 3 Sept 2026 setelah 8 tahun perjalanan; MPO dan Mio akan...
Awak ISS Padat Aktivitas: Riset Kesehatan dan Misi Kargo
Awak Ekspedisi 75 di ISS melakukan pemeriksaan kesehatan, uji pakaian listrik, dan persiapan kargo pasca-spa...
Hubble Ungkap Superbubble Raksasa di N44 dan Ribuan Bintang Bayi
Hubble merekam superbubble besar di nebula N44 (LMC) pada 4 Agustus 2026; fenomena ini mendorong pembentukan...