Timnas Jadikan Gelar ASEAN Cup Modal Hadapi Piala Asia
Timnas Indonesia memanfaatkan kemenangan di Final FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai persiapan menghadapi Piala Asia. Kemenangan dramatis atas Thailand lewat adu penalti dinilai memberi pengalaman tekanan tinggi yang dibutuhkan skuad Garuda menjelang turnamen Asia.
Kemenangan dramatis jadi ujian mental
Indonesia bermain imbang 2-2 dengan Thailand dan kemudian menang 4-2 lewat adu penalti. Hasil ini sekaligus mengakhiri puasa gelar nasional selama 35 tahun.
Menurut pemerhati sepak bola Lucas Aditya, pertandingan final memberi gambaran tantangan yang akan dihadapi di level Asia. Ia menilai laga semacam try out untuk menakar kesiapan tim menghadapi lawan yang lebih kuat.
"Ini akan menjadi ujian bagus buat Indonesia karena besok di Piala Asia pastinya lawannya jauh lebih kuat. Istilahnya kalau anak sekolah try out, ini akan benar-benar berguna bagi Timnas Indonesia," kata Lucas, Selasa, 6 Oktober 2026.
Penguatan karakter dan pengalaman bertekanan
Lucas menekankan pentingnya mempertahankan mental juara yang muncul selama turnamen. Menurutnya, pengalaman menghadapi pertandingan bertekanan tinggi di final bisa meningkatkan ketahanan mental pemain.
"Jadi semangat dan mental untuk menjadi juara itu bisa ditularkan ke semua teman setim. Kita sudah mempunyai mental juara dan yang paling penting adalah pemain-pemain kita harus ketagihan mengangkat trofi," ujar Lucas.
Peran pemain berpengalaman di Eropa
Lucas juga mencatat beberapa pemain Indonesia yang sudah punya pengalaman kompetisi di Eropa. Ia beranggapan pengalaman tersebut membantu membangun mental juara dan menjadi contoh bagi rekan-rekannya.
Target di Piala Asia dan prospek ke depan
Indonesia sebelumnya berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Asia. Lucas berharap skuad asuhan John Herdman bisa meraih prestasi lebih baik pada edisi mendatang, terutama saat menghadapi tim-tim kuat seperti Jepang, Qatar, dan Thailand.
"Kita sudah mempunyai rekam jejak yang bagus di Piala Asia sebelumnya dengan lolos ke babak 16 besar. Oleh karena itu kita harus bisa meraih prestasi yang lebih baik lagi," tuturnya.
Kemenangan di ASEAN Cup memberi bukti bahwa Timnas Indonesia mampu menampilkan semangat pantang menyerah. Tantangan selanjutnya adalah membuktikan konsistensi dan mental juara itu di panggung Piala Asia.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
De la Fuente Puji Lamine Yamal usai Spanyol Tekuk Ceko 3-1
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal setelah Spanyol menaklukkan Republik Ceko 3-1 di Oviedo; Yamal cetak g...
Lamine Yamal Cetak 11 Gol, Perpanjang Rekor di Usia 19
Lamine Yamal menambah koleksi jadi 11 gol untuk Spanyol, mencetak gol di tiga laga awal Nations League dan m...
Dramatis: Pangsuma FC Bangkit dan Taklukkan Proton FC 4-3
Pangsuma FC Kalbar menang dramatis 4-3 atas Proton FC Kuningan di pekan ke-13 Pro Futsal League, 3 Oktober 2...
Blacksteel FC Papua Tekuk Unggul FC 2-0 di PFL 3 Oktober
Blacksteel FC Papua menang 2-0 atas Unggul FC Malang di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 berkat gol Ardians...
Bintang Timur Surabaya Tekuk Mimika FC 3-1 di PFL 3 Okt 2026
Bintang Timur Surabaya menang 3-1 atas Mimika FC di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, pada lanjutan P...
Halus FC Jakarta Tahan Imbang Kuda Laut 1-1 di PFL 2026
Halus FC Jakarta dan Kuda Laut Nusantara bermain imbang 1-1 di GOR POPKI Cibubur, 3 Oktober 2026 setelah ins...