Gaya Hidup

Masjid Terapung An-Nur Diresmikan di Ancol, Tampung 900 Jemaah

Bagikan:

Jakarta, Jumat — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Masjid Terapung An-Nur di kompleks Ancol Taman Impian, Jakarta Utara. Masjid seluas 2.241 meter persegi itu diharapkan menjadi landmark wisata religi baru sekaligus tempat ibadah bagi warga dan pengunjung Ancol.

Kapasitas dan fasilitas

Masjid An-Nur mampu menampung hingga 900 jemaah. Ruang utama menampung 600 orang, terdiri dari 460 laki-laki dan 140 perempuan. Area plaza menambah kapasitas sekitar 300 orang.

Area Kapasitas
Ruang utama 600 (460 laki-laki, 140 perempuan)
Plaza ~300
Total 900

Desain dan simbolisme

Arsitek Andra Matin merancang masjid dengan tema Bahtera Iman. Denah pentagonal merepresentasikan lima rukun Islam dan lima waktu salat. Bentuk bulan sabit dan bintang pada bangunan melambangkan cahaya dan petunjuk bagi umat.

Proses pembangunan

Pembangunan dimulai dengan peletakan batu pertama pada November 2019 saat kepemimpinan gubernur sebelumnya. Proyek sempat tertunda akibat pandemi COVID-19. Konstruksi fisik dilanjutkan kembali pada 1 Mei 2024 dan selesai pada 29 Juli 2026, menurut keterangan pemerintahan kota Jakarta.

Respon pejabat dan harapan publik

Usai peresmian, Gubernur Pramono Anung berharap masjid memberi manfaat bagi warga dan pengunjung.

"Saya berharap Masjid An-Nur membawa berkah bagi warga Jakarta. Saya yakin akan menjadi landmark baru wisata religius, tempat pengunjung menikmati Ancol sekaligus menunaikan ibadah di masjid,"

Pramono menegaskan bahwa fasilitas itu terbuka untuk umum.

"Masjid ini terbuka untuk umum. Siapa saja dapat berkunjung,"

Ia juga meminta PT Pembangunan Jaya Ancol—pengelola fasilitas—memastikan perawatan dan keterbukaan bagi publik.

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin menyatakan penyelesaian masjid telah lama ditunggu dan berpotensi mendukung kegiatan keagamaan serta pengembangan pariwisata di ibu kota.

"Penyelesaiannya telah lama dinantikan publik. Saya berharap masjid ini mendukung kegiatan keagamaan sekaligus berkontribusi pada pengembangan pariwisata di Jakarta,"

Implikasi dan prospek

Dengan lokasinya di Ancol, masjid ini diperkirakan akan menambah daya tarik destinasi wisata laut dan rekreasi di Jakarta. Selain fungsi ibadah, keberadaan masjid dapat meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara serta memperkaya ekosistem pariwisata religi di ibu kota.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait