Gaya Hidup

Lima Wanita Terkaya Indonesia Miliki Total Kekayaan Rp325 Triliun

Bagikan:
Ilustrasi lima wanita terkaya Indonesia dan sumber kekayaan mereka

Jakarta. Lima wanita terkaya Indonesia memiliki total kekayaan sekitar $18,1 miliar atau sekitar Rp325 triliun, menurut daftar miliarder real-time. Posisi teratas ditempati Marina Budiman dengan kekayaan sekitar $5,8 miliar (sekitar Rp104,1 triliun

Profil singkat lima wanita terkaya

Kelimanya memperoleh kekayaan dari beragam sektor, seperti pusat data, perbankan, rokok, pertambangan, dan kelapa sawit. Berikut ringkasan nama, estimasi kekayaan, dan sumber utama kekayaan masing-masing:

Nama Estimasi Kekayaan (USD) Estimasi Kekayaan (IDR) Sumber Utama
Marina Budiman $5,8 miliar Rp104,1 triliun Co-founder & President Commissioner DCI Indonesia (data center)
Vanessa Hartono $3,7 miliar Rp66,4 triliun Warisan keluarga (perbankan & rokok), terkait Bank Central Asia
Tessa Natalia Hartono $3,7 miliar Rp66,4 triliun Warisan keluarga; komisaris di Djarum (industri rokok)
Dewi Kam $3,0 miliar Rp53,8 triliun Saham minoritas di PT Bayan Resources Tbk (pertambangan batubara); terlibat pembangkit listrik
Wirastuty Fangiono $1,9 miliar Rp34,1 triliun Pengendali FAP Agri (perkebunan kelapa sawit); kepemilikan di First Resources

Detail per pemilik

Marina Budiman adalah co-founder dan President Commissioner DCI Indonesia, sebuah perusahaan pusat data yang didirikan pada 2011 bersama Otto Toto Sugiri dan Han Arming Hanafia. Dia menjadi satu-satunya perempuan dalam daftar ini dengan kekayaan di atas Rp100 triliun.

Vanessa dan Tessa Hartono masing-masing tercatat memiliki kekayaan sekitar $3,7 miliar (~Rp66,4 triliun). Keduanya merupakan ahli waris keluarga Hartono yang membangun kekayaan dari sektor perbankan, rokok, properti, dan elektronik; Tessa juga tercatat sebagai komisaris di perusahaan rokok besar.

Dewi Kam memiliki sekitar $3 miliar dan sebagian besar kekayaannya berasal dari kepemilikan minoritas di perusahaan tambang batubara PT Bayan Resources Tbk. Selain itu, dia tercatat terlibat dalam pengembangan dan operasional pembangkit listrik.

Wirastuty Fangiono menutup daftar dengan estimasi kekayaan sekitar $1,9 miliar. Dia mengendalikan FAP Agri, perusahaan perkebunan kelapa sawit yang mencatatkan diri di Bursa Efek Indonesia pada 2021, serta memiliki kepemilikan di perusahaan kelapa sawit terdaftar di Singapura, First Resources Limited.

Implikasi dan prospek

Kekayaan para perempuan ini tersebar pada sektor-sektor yang sensitif terhadap fluktuasi pasar, seperti harga komoditas, nilai saham perusahaan, dan kebijakan regulasi. Oleh karena itu, nilai estimasi dapat berubah seiring pergerakan pasar dan keputusan korporasi.

Meski jumlahnya relatif kecil dibanding total daftar miliarder nasional, konsentrasi kekayaan pada beberapa keluarga dan sektor strategis mencerminkan pola kepemilikan aset yang signifikan dalam perekonomian domestik.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait