Kementerian Investasi Targetkan Realisasi Rp2.322 T pada 2027
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menargetkan realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun pada 2027. Target itu diumumkan dalam rapat kerja Komisi XII DPR RI di Jakarta, Rabu, 16 September 2026, dan akan didukung penambahan anggaran sebesar Rp349,7 miliar di atas pagu indikatif tahun anggaran 2027.
Target investasi dan kaitan dengan pertumbuhan
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan target 2027 merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen pada 2029. Pemerintah menetapkan kebutuhan investasi total sebesar Rp13.032,8 triliun untuk periode 2025–2029 agar target tersebut tercapai.
“Untuk tahun 2027, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM ditargetkan mencapai realisasi investasi sebesar Rp2.322 triliun. Angka ini 13,8 persen lebih tinggi dibanding dengan target 2026 sebesar Rp2.041,3 triliun,”
Rosan menekankan bahwa angka target diarahkan untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah melalui proses hilirisasi. Dukungan anggaran kementerian menjadi salah satu instrumen penting untuk menjalankan agenda tersebut.
Persetujuan pagu anggaran 2027
Komisi XII DPR RI menyetujui pagu anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk tahun 2027 sebesar Rp974,84 miliar. Persetujuan ini muncul setelah proses harmonisasi dan sinkronisasi bersama Badan Anggaran DPR RI.
"Komisi XII menyetujui pagu anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI tahun 2027 sesuai hasil rapat kerja sebesar Rp974.840.775.000. Dengan rincian dukungan manajemen sebesar Rp505.302.912.000, dan penanaman modal dan hilirisasi sebesar Rp469.537.863.000,"
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Haryadi, menyatakan besaran pagu tersebut juga sesuai dengan surat penyampaian RUU APBN yang diterima Komisi XII pada 9 September 2026.
Dampak anggaran dan langkah pelaksanaan
Persetujuan pagu anggaran menjadi dasar bagi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM untuk melanjutkan pelaksanaan program pada tahun anggaran 2027. Anggaran tersebut dibagi untuk dukungan manajemen dan program penanaman modal serta hilirisasi.
Penerapan anggaran diarahkan untuk mempercepat realisasi investasi, mendorong kegiatan hilirisasi yang memberi nilai tambah, dan memperluas kesempatan kerja. Pemerintah akan memantau implementasi agar target investasi dapat mendukung sasaran pertumbuhan jangka menengah.
Prospek ke depan
Keberhasilan mencapai target 2027 akan sangat bergantung pada efektivitas penggunaan anggaran, kebijakan investasi yang kondusif, dan sinergi antarinstansi. Jika target dan program terlaksana sesuai rencana, pemerintah berharap kontribusi investasi akan mendorong percepatan pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Elektrifikasi Dorong Ekonomi Desa, Omzet Warung dan Panen Naik
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mengatakan elektrifikasi meningkatkan produktivitas dan omzet usaha desa, de...
Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq yang Jadi Tersangka KPK
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia enggan komentar setelah KPK tetapkan Fahd A Rafiq tersangka kasus OTT HGB Summ...
Kementan Negosiasikan Ekspor Karkas Ayam ke Arab Saudi
Kementan menegosiasikan ekspor karkas ayam ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jemaah umrah dan haji, den...
Pengamat Minta Anggaran Keselamatan Transportasi Tak Dipangkas
Pengamat minta anggaran keselamatan transportasi dipertahankan setelah beberapa kecelakaan kapal; sorotan ju...
KUR Perumahan Serap Rp25,29 T, 86 Ribu Rumah Direnovasi
KUR Perumahan terserap Rp25,29 triliun per 16 Sept 2026; 108.000 penerima dan 86.000 rumah direnovasi, plafo...
BGN Perkuat Regulasi untuk Pastikan Pelaksanaan Program MBG
BGN memperkuat regulasi MBG agar pelaksanaan program jelas, terukur, dan konsisten hingga tingkat layanan ma...