Hari Programmer Sedunia: Sejarah dan Makna 13 September
Hari Programmer diperingati setiap 13 September untuk menghargai peran programmer dan pengembang perangkat lunak di berbagai sektor. Peringatan ini memilih tanggal tersebut karena bertepatan dengan hari ke-256 dalam tahun biasa, angka yang berkaitan erat dengan sistem biner dan byte.
Mengapa 13 September?
Tanggal 13 September dipilih sebagai simbol karena angka 256 mewakili jumlah nilai yang dapat direpresentasikan oleh satu byte (8 bit), yakni dari 0 sampai 255. Dalam tahun kabisat, perayaan bergeser ke 12 September karena hari ke-256 jatuh sehari lebih awal.
Asal-usul dan pengakuan resmi
Gagasan Hari Programmer pertama kali mendapat perhatian di komunitas teknologi Rusia pada awal 2000-an. Pada 2002, inisiatif dari praktisi teknologi mulai menggalang dukungan agar profesi programmer diakui secara khusus.
Langkah penting terjadi ketika otoritas Rusia menyusun rancangan perayaan pada 24 Juli 2009. Selanjutnya Presiden Rusia menandatangani keputusan resmi pada 11 September 2009 yang menetapkan peringatan berlangsung setiap hari ke-256 dalam kalender tahunan.
Meskipun awalnya merupakan inisiatif nasional, perayaan ini kini diadopsi oleh komunitas teknologi di berbagai negara. Namun tidak semua negara menjadikannya hari libur resmi.
Sejarah singkat pemrograman
Sejarah pemrograman berakar pada perkembangan mesin hitung sejak abad ke-19. Salah satu tokoh penting adalah Ada Lovelace yang menulis algoritma untuk Analytical Engine karya Charles Babbage, sehingga kerap dianggap sebagai programmer pertama.
Perkembangan pesat terjadi pada abad ke-20 dengan munculnya komputer elektronik. Perbaikan perangkat keras melahirkan bahasa pemrograman yang berbeda untuk kebutuhan khusus dan umum.
- FORTRAN
- LISP
- COBOL
- C
- Pascal
- Java
- Python
- JavaScript
Peran programmer dalam era digital
Saat ini programmer tidak hanya membuat perangkat lunak untuk komputer desktop. Mereka merancang aplikasi ponsel, sistem pembayaran, perangkat Internet of Things, serta perangkat otomotif dan robotik.
Selain itu, keahlian pemrograman juga krusial dalam layanan kesehatan, pemerintahan, dan pengembangan kecerdasan buatan. Programmer menghubungkan kebutuhan pengguna dengan teknologi melalui kode, logika, dan algoritma.
Dengan semakin bergantungnya kehidupan modern pada sistem digital, peran programmer menjadi semakin strategis. Perayaan Hari Programmer setiap 13 September diharapkan terus mengingatkan publik tentang kontribusi profesi ini terhadap inovasi dan infrastruktur digital.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Nuanu Dukung UMKM Bali Rp60–70 Miliar, Sutala Market 2027
Nuanu Creative City menyatakan telah menyalurkan Rp60–70 miliar ke UMKM Bali dan menyiapkan Sutala Market se...
Otoritas Tangerang Cari Pemilik Sejati McLaren 570S, Tercatat atas Nama Montir
Otoritas pajak Tangerang menelusuri McLaren 570S bernilai hampir Rp 5 miliar setelah montir yang tercatat me...
Nuanu Creative City Targetkan 5.000–6.000 Pekerja Harian pada 2030
Nuanu Creative City menargetkan 5.000–6.000 pekerja harian pada 2030 dan berambisi jadi alasan 10% kunjungan...
Nuanu Incar 5.000–6.000 Pekerja dan 10% Kunjungan Bali 2030
Nuanu Creative City menargetkan 5.000–6.000 pekerja harian dan berupaya menjadi alasan 10% kunjungan ke Bali...
Ye Live di Jakarta: Globe Raksasa, 50.000 Penonton dan Nuansa Nostalgia
Ye Live di GBK: panggung globe 360°, sekitar 50.000 penonton, dua jam dan 37 lagu, menyuguhkan visual menges...
Akses GBK Padat Saat Konser Ye dan 5 Acara Besar, Simak Pintu & Parkir
Sekitar 130.000 pengunjung diperkirakan memadati GBK 24 Okt; simak pintu masuk, parkir, dan rekomendasi tran...