Teknologi

Qifrost Kembangkan Cryo-CMOS untuk Skala Komputer Kuantum

Bagikan:
Eric W. Cao CEO Qifrost berbicara di SWITCH 2026, Marina Bay Sands

Singapore. Eric W. Cao, CEO dan salah satu pendiri Qifrost, mengatakan komputer kuantum belum bekerja pada skala komersial. Pernyataan itu disampaikan di sela-sela acara SWITCH 2026 yang berlangsung pada 27-29 Oktober di Marina Bay Sands. Qifrost mengembangkan elektronik semikonduktor berbasis cryo-CMOS untuk mengurangi kabel, panas, dan biaya yang menghambat pengendalian prosesor kuantum.

Tantangan skala dan arsitektur

Menurut Cao, arsitektur kontrol saat ini mengandalkan elektronik pada suhu ruang yang mengirim sinyal melalui banyak kabel ke chip kuantum yang didinginkan ekstrem. Setiap sambungan menambah kompleksitas, menghasilkan panas, dan menaikkan biaya. Untuk sistem berisi delapan qubit saja, kabel yang dibutuhkan sudah substansial, sehingga mengeskalakan ke jutaan qubit menjadi tidak praktis.

Perbandingan dengan ponsel pintar—yang berisi miliaran transistor—menunjukkan betapa jauh kemajuan miniaturisasi dan manufaktur yang harus dicapai industri kuantum.

Solusi: cryo-CMOS mendekatkan kontrol ke qubit

Qifrost memposisikan elektronik kontrol pada suhu sekitar 4 kelvin, lebih dekat dengan lingkungan millikelvin tempat qubit beroperasi. Pendekatan ini bertujuan memangkas jumlah sambungan antara perangkat pada suhu ruang dan chip kuantum, sehingga menurunkan beban panas, menyederhanakan sistem, dan memangkas biaya skala.

Perusahaan mengembangkan platform bernama QELVIN untuk aplikasi kontrol kuantum dan fokus pada sistem superkonduktor serta spin-qubit, dua pendekatan prosesor yang memerlukan elektronik kriogenik.

“Fundamentally, what we're trying to do is make the quantum computer work.”

“Architecture, heat and cost.”

Bisnis, pendanaan, dan jalur komersial

Qifrost yang merupakan spin-out dari A*STAR Quantum Innovation Centre berupaya memvalidasi teknologinya sebelum mendorong ke manufaktur skala besar. Cao menyebut minat dari pabrik semikonduktor ada, tetapi sulit membangun bisnis komersial saat permintaan masih terbatas.

Perusahaan menargetkan menutup pendanaan seed sebesar S$6,3 juta (sekitar US$4,9 juta) dan mengharapkan kontrak komersial pertama sebelum akhir tahun, dengan klien komersial mulai pada kuartal pertama 2027. Qifrost juga berpartisipasi dalam kompetisi startup deep-tech SLINGSHOT di SWITCH untuk mencari investor.

“We can't afford not to work on this.”

Dampak untuk industri dan kebijakan Singapura

Cao mengingatkan bahwa membangun industri komputer kuantum yang layak secara komersial memerlukan kemajuan di seluruh tumpukan teknologi: perangkat keras qubit, elektronik kontrol, koreksi kesalahan, dan perangkat lunak. Ia memperkirakan aplikasi praktis akan muncul dalam tahun, bukan bulan.

Agenda SWITCH 2026 juga menekankan kesiapan tenaga kerja terhadap perubahan akibat kecerdasan buatan. Pemerintah Singapura mengumumkan investasi S$150 juta untuk inisiatif MARVEL-AI, yang menggabungkan AI dengan laboratorium otomatis untuk penemuan materi—sebuah langkah untuk menghubungkan riset, industri, dan komersialisasi teknologi maju.

Pemberdayaan kontrol kriogenik seperti yang dikembangkan Qifrost dianggap sebagai salah satu jalan penting untuk mewujudkan komputer kuantum yang dapat diskalakan dan berguna secara komersial.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait