Nasional

Kesiapsiagaan Saat Gempa Malam dan Dini Hari

Bagikan:
Ilustrasi keluarga berlindung di bawah meja saat gempa malam

Gempa bisa terjadi kapan saja, termasuk saat malam atau dini hari. Jika gempa terasa saat tidur, tetap tenang, lindungi kepala dan tubuh, lalu ikuti prosedur evakuasi jika bangunan rusak atau ada potensi tsunami.

Langkah cepat saat gempa terjadi

Ketika guncangan terjadi di tempat tidur, jangan langsung berlari keluar rumah. Prioritaskan perlindungan diri untuk mengurangi risiko tertimpa benda jatuh.

BMKG merekomendasikan metode Drop, Cover, Hold On sebagai langkah perlindungan dasar. Ikuti urutan ini dengan tenang dan terkoordinasi.

  1. Drop: Merunduk untuk mengurangi kemungkinan terkena benda yang jatuh.
  2. Cover: Lindungi kepala dan tubuh, cari perlindungan di bawah meja atau benda kokoh.
  3. Hold On: Berpegangan pada meja atau tempat perlindungan sampai guncangan berhenti.

"Merunduk, berlindung, kemudian bertahan sampai guncangan berhenti."

Setelah guncangan berhenti

Periksa kondisi diri dan keluarga. Jika bangunan retak atau rusak, segera keluar dengan tertib melalui tangga biasa.

Hindari penggunaan lift karena listrik padam atau struktur bisa berubah setelah gempa. Waspadai juga gempa susulan dan jangan kembali masuk ke bangunan yang rusak.

Arah evakuasi untuk yang di luar dan di pesisir

Jika berada di luar, jauhi bangunan, tiang listrik, pohon, dan benda yang bisa roboh. Perhatikan kondisi tanah dan hindari area retak.

Bagi warga pesisir, bila gempa terasa kuat segera menjauh dari pantai dan pindah ke tempat lebih tinggi. Lakukan evakuasi cepat jika ada peringatan tsunami.

Informasi resmi dan persiapan sebelum bencana

Cari informasi gempa dan potensi tsunami melalui kanal resmi, misalnya BMKG. Hindari menyebarkan kabar yang belum terverifikasi karena dapat menimbulkan kepanikan.

  • Kenali jalur evakuasi dan titik kumpul sebelum bencana.
  • Siapkan perlengkapan darurat sederhana di dekat tempat tidur (senter, obat, sepatu).
  • Latih keluarga menerapkan Drop, Cover, Hold On secara berkala.

Intinya, saat gempa malam atau dini hari: jangan panik, lindungi kepala, berlindung di tempat kokoh, bertahan sampai guncangan berhenti, lalu evakuasi secara tertib jika diperlukan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait