Olahraga

Benfica Kalahkan AC Milan 2-0 di San Siro

Bagikan:
Aksi pertandingan AC Milan vs Benfica di Stadion San Siro

AC Milan kalah 0-2 dari SL Benfica pada laga pembuka Liga Europa 2026/2027, Kamis 17 September 2026, di Stadion San Siro. Gol Dodi Lukebakio pada menit ke-16 dan Jakub Kaminski menit ke-52 memastikan kemenangan tandang bersejarah bagi Benfica. Hasil ini menjadi kemenangan pertama Benfica atas Milan di level kompetisi Eropa.

Hasil dan gol

Benfica memanfaatkan momen-momen krusial untuk mencetak dua gol yang menentukan. Milan menguasai bola di banyak periode, namun gagal mengubah penguasaan menjadi peluang berbahaya.

  • 16' — Dodi Lukebakio (Benfica)
  • 52' — Jakub Kaminski (Benfica)

Komentar pelatih

Pelatih Benfica, Marco Silva, memuji disiplin taktik timnya dan menekankan pentingnya kerja sama pemain dalam menjalankan instruksi. Sementara itu, pelatih Benfica mengingatkan pemain agar tidak jemawa karena perjalanan kompetisi masih panjang.

"Para pemain sukses meredam agresivitas Milan dengan membiarkan mereka mendominasi penguasaan bola yang pasif,"

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, mengakui keunggulan lawan dan menyoroti masalah kreativitas timnya di lini depan. Ia menilai rotasi besar-besaran menjadi faktor yang membuat permainan Rossoneri tampak tumpul.

"Benfica tampil sebagai tim yang lebih baik, mereka sengaja membiarkan kami menguasai bola karena tahu itu akan menimbulkan masalah bagi kami,"

"Kami juga gagal membongkar pertahanan Benfica karena minimnya pergerakan tanpa bola,"

Analisis taktik

Benfica memilih taktik bertahan terorganisir dan mengandalkan transisi cepat saat mendapat kesempatan. Strategi itu efektif menghadapi dominasi bola Milan yang bersifat pasif.

Rotasi pemain yang dilakukan Amorim pada laga ini dianggap mengurangi kreativitas lini serang Milan. Kurangnya pergerakan tanpa bola membuat skuad tuan rumah kesulitan menembus blok pertahanan Benfica.

Dampak dan prospek

Kemenangan memberikan Benfica tiga poin penting di awal kampanye Liga Europa dan modal kepercayaan diri untuk laga lanjutan. Bagi Milan, hasil ini menjadi peringatan untuk mencari solusi kreatif dan meningkatkan efektivitas serangan.

Rossoneri harus segera melakukan evaluasi taktik dan opsi pemain menjelang pertandingan berikutnya agar tidak tertinggal di klasemen grup.

Yoga Prasetyo
Penulis
Yoga Prasetyo

Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.

Berita Terkait