Dragon Boat Indonesia Minta Dukungan Menuju Olimpiade
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Canoeing Non-Olympic PB PODSI, M. Suryadi, meminta dukungan pemerintah dan koordinasi dengan IOC agar dragon boat bisa berpeluang masuk program Olimpiade. Pernyataan itu disampaikan di Wisma Elang Laut, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 14 September 2026. Tim kini fokus mematangkan persiapan untuk dua kejuaraan dunia di Tiongkok akhir September—awal Oktober 2026.
Upaya masuk Olimpiade dan peran pemerintah
Suryadi menilai cabang dragon boat memiliki pengalaman tampil di ajang dunia dan potensi untuk dikembangkan menjadi cabang Olimpiade. Namun, menurutnya, peluang itu membutuhkan dukungan resmi dan langkah koordinasi dengan badan internasional.
"Harapan kita dragon boat ini bisa masuk Olimpiade. Pemerintah Indonesia harus mendukung dan berkoordinasi dengan IOC,"
Ia menekankan bahwa dukungan institusional akan membantu proses pengembangan, mulai dari pembinaan atlet hingga pengiriman tim ke kompetisi internasional.
Persiapan tim dan jadwal kejuaraan
Dragon Boat Indonesia menyiapkan tim beranggotakan 20 atlet dan enam official. Rombongan dijadwalkan berangkat pada 23 September 2026 menuju Tiongkok untuk dua agenda besar.
- ICF DBR World Cup — Yuanling, Haihua, Tiongkok, 25-27 September 2026
- ICF DBR World Championships — Hangzhou, Tiongkok, 30 September-3 Oktober 2026
Jadwal padat ini menjadi tolok ukur kesiapan tim dan proses pembinaan jangka panjang yang dikembangkan oleh PB PODSI.
Latihan terukur dan menjaga motivasi
Suryadi menyoroti pentingnya latihan yang terukur dan konsisten untuk menjaga performa atlet. Ia meminta agar atlet tidak terbuai oleh kendala selama persiapan, melainkan fokus pada tujuan membela negara.
"Kita selalu tanamkan merah putih, Garuda, sama dada. Jadi prosesnya harus serius, fokus, dan terukur,"
Menurut Suryadi, menjaga motivasi dan disiplin latihan menjadi kunci agar peluang menuju Olimpiade dapat terus diperjuangkan.
Peluang dragon boat masuk Olimpiade masih membutuhkan proses panjang, termasuk pengakuan dan dukungan dari lembaga internasional. Untuk itu, langkah koordinasi antara PB PODSI, pemerintah, dan organisasi dunia akan menentukan seberapa cepat cabang ini bisa naik level. Sementara itu, fokus tim saat ini tetap pada persiapan optimal untuk kedua kejuaraan dunia di Tiongkok.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Barcelona Bekap Racing Santander 7-2: Raphinha Cetak Hat-trick
Barcelona menang 7-2 atas Racing Santander di Camp Nou, Raphinha hat-trick. Kemenangan jaga start sempurna L...
Dragon Boat Indonesia Waspadai 6 Negara di Kejuaraan Dunia
Tim Dragon Boat Indonesia mewaspadai enam negara kuat menjelang dua kejuaraan dunia di Tiongkok; persiapan f...
Benfica Menang 2-0 di San Siro, Kalahkan AC Milan
Benfica menang 2-0 atas AC Milan di San Siro (17/9/2026), gol Lukébakio dan Kamiński bawa Benfica raih kemen...
De Zerbi Yakin Tottenham Bisa Segera Bangkit
Roberto De Zerbi yakin Tottenham akan bangkit meski tersingkir dari Carabao Cup dan belum meraih kemenangan...
Tim Dragon Boat Indonesia Matangkan Persiapan ke Kejuaraan Dunia
Tim dragon boat Indonesia berlatih sejak Januari 2026 untuk hadapi World Cup dan World Championships di Tion...
Atlético Madrid Bungkam Osasuna 4-0 di Metropolitano
Atlético Madrid pesta gol 4-0 atas Osasuna di Metropolitano, 17 Sept 2026; David, Lee, Le Normand, dan Baena...