PB PDHI: Indonesia Butuh Minimal 30 Ribu Dokter Hewan
Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) menyatakan Indonesia membutuhkan setidaknya 30.000 dokter hewan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum PB PDHI, Drh. Muhammad Munawaroh, pada Kamis, 4 September 2026, menanggapi rasio tenaga veteriner yang dinilai masih jauh dari ideal.
Jumlah dokter hewan saat ini
Menurut Munawaroh, saat ini jumlah dokter hewan di Indonesia sekitar 16.000 orang, tersebar di 57 cabang PDHI di seluruh wilayah. Angka itu dinilai belum sepadan dengan luas wilayah, jumlah penduduk, dan berbagai kebutuhan sektor terkait kesehatan hewan.
Kebutuhan di berbagai sektor
PB PDHI menekankan kebutuhan dokter hewan tidak hanya untuk praktik klinis hewan peliharaan. Tenaga veteriner diperlukan untuk pengawasan kesehatan hewan, karantina, dan keamanan produk peternakan.
Munawaroh menyebutkan profesi dokter hewan juga diperlukan di banyak instansi negara. Penyebutan instansi ini menjelaskan rentang peran yang luas bagi lulusan kedokteran hewan.
- Militer
- Kepolisian
- Angkatan udara
- Kementerian terkait seperti Pertanian, Perikanan, Agama, dan Kehutanan
“Bicara cukup atau tidak, Indonesia besar sekali, hampir 300 juta dan pintu-pintu masuknya banyak sekali, jadi belum cukup. Perkiraan kami Indonesia membutuhkan minimal 30 ribu dokter hewan,” ucap Munawaroh.
“Sebenarnya dokter hewan dibutuhkan di berbagai macam instansi, jadi jangan bicara dokter praktek saja. Dokter hewan dibutuhkan di militer, kepolisian, angkatan udara, kementerian pertanian, kementerian perikanan, kementerian agama, lalu kementerian kehutanan,” kata Munawaroh.
Perkembangan pendidikan kedokteran hewan
Munawaroh menyampaikan ketersediaan tenaga juga dipengaruhi ketersediaan pendidikan. Lima tahun lalu, jumlah fakultas kedokteran hewan di Indonesia masih di bawah 10. Pada 2026 jumlah fakultas sudah meningkat menjadi 19 fakultas.
Kenaikan jumlah fakultas didorong oleh meningkatnya minat calon mahasiswa. Munawaroh mencontohkan seleksi di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada yang menerima sekitar 200 mahasiswa dari 1.200 pendaftar.
“Dulu anak-anak SMA yang mau menjadi dokter hewan sangat terbatas, tetapi sejak 2010, dulu perbandingannya satu banding 20. Sekarang satu orang harus mengalahkan 40 orang baru masuk, karena jumlahnya kurang, PDHI menambah FKH-FKH di sejumlah universitas,” ujar Munawaroh.
Impak dan prospek
Dengan penambahan fakultas dan minat calon mahasiswa yang meningkat, PB PDHI berharap kebutuhan tenaga dokter hewan dapat dipenuhi secara bertahap. Namun organisasi itu menilai upaya penguatan distribusi dan penempatan profesional juga penting agar ketersediaan tenaga merata ke daerah-daerah yang masih kosong.
Perkembangan ini menegaskan perlunya strategi terpadu antara pendidikan, penempatan kerja, dan kebijakan publik untuk menjawab kekurangan tenaga veteriner di Indonesia.
Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.
Berita Terkait
Mengenal Ikan Sidat: Omega-3 Tinggi, Potensi Pangan dan Ekonomi
Ikan sidat kaya Omega-3 (DHA & EPA) dan nutrisi lain, berpotensi jadi sumber pangan bergizi sekaligus komodi...
Paparan Panas Ancaman Kulit: Wardah Perkenalkan Sunscreen dengan Heat Defense
Wardah perkenalkan sunscreen dengan teknologi Heat Defense pada acara di Jakarta, 3 Oktober 2026, untuk lind...
Hari Hewan Sedunia: 5 Penyakit Zoonosis yang Perlu Diwaspadai
Pada Hari Hewan Sedunia (4 Okt), kenali 5 penyakit zoonosis utama, cara penularan, dan langkah pencegahannya...
Dinkes Jabar: Influenza Tipe A Mudah Menular dalam Keluarga
Dinkes Jawa Barat ingatkan influenza tipe A mudah menular di keluarga; isolasi mandiri dan pakai masker pent...
Nakes Tangerang Inspeksi Jajanan Sekolah untuk Cegah Pangan Tak Aman
Nakes Tangerang inspeksi jajanan sekolah untuk memastikan kebersihan, keamanan pangan, dan mendukung tumbuh...
Tangerang Waspadai Influenza Tipe A: Dinkes Imbau Orang Tua Waspada
Dinkes Kota Tangerang imbau orang tua waspada terhadap influenza tipe A; Kabupaten Tangerang melaporkan stat...