Hiburan

Kemenbud Umumkan 20 Pemenang Sayembara Film Kepahlawanan 2026

Bagikan:
Pengumuman pemenang sayembara film kepahlawanan 2026 di Gedung Kemendikbud

Kementerian Kebudayaan mengumumkan 20 pemenang Sayembara Produksi Film Narasi Kepahlawanan 2026 pada Jumat malam, 4 September 2026, di Gedung Kemendikdasmen, Jakarta Selatan. Panel menilai karya dari 420 proposal dan menetapkan 13 film pendek serta 7 film panjang sebagai pemenang untuk mengangkat kembali kisah perjuangan bangsa dengan pendekatan yang menarik bagi penonton modern.

Tujuan sayembara dan fokus tema

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan program ini bertujuan memperkuat ekosistem perfilman Indonesia, khususnya genre kepahlawanan yang dinilai masih membutuhkan afirmasi dan ruang pengembangan lebih luas.

"Proses ini merupakan bagian dari upaya kita untuk memajukan ekosistem perfilman Indonesia. Khususnya genre narasi film kepahlawanan yang memang membutuhkan afirmasi,"

Fadli Zon menekankan bahwa meski genre populer lain seperti horor telah memiliki pasar kuat, film bertema perjuangan perlu didorong agar nilai patriotisme dan nasionalisme bisa tersampaikan secara luas dan relevan. Kementerian memilih periode perang mempertahankan kemerdekaan sebagai latar utama untuk menggali berbagai kisah perjuangan yang kaya.

Proses seleksi ketat

Direktur Film, Musik, dan Seni Kemenbud, Irini Dewi Wanti, mengatakan proses seleksi berlangsung ketat. Panitia menerima 420 proposal yang terlibatkan dengan 420 pegiat perfilman, kemudian menyaring menjadi 143 proposal yang lolos tahap seleksi.

"Dalam proses seleksi, terdapat 420 proposal yang melibatkan produser, sutradara, dan penulis naskah,"

Penilaian dewan juri mencakup kekuatan gagasan, kualitas cerita, kesiapan produksi, serta kesesuaian karya dengan tema kepahlawanan. Dewan juga menilai bagaimana peserta mengolah peristiwa sejarah menjadi narasi film yang menarik dan humanis.

Daftar pemenang kategori film panjang (sebagian sesuai naskah)

Berikut beberapa judul dan kru yang tercantum dalam pengumuman resmi untuk kategori film panjang:

  1. Hoegeng: Yang Ada Tinggal Nama
    • Produser: Giovanni Rahmadeva, Axel Hadiningrat, Krisnadi Ramajaya Hoegeng
    • Sutradara: Loeloe Hendra Komara
    • Penulis Skenario: Krisnadi Ramajaya Hoegeng, Loeloe Hendra Komara
  2. Kapalselam Kalibayam
    • Produser: Dani Rachman Fauzi
    • Sutradara: Kuntz Agus
    • Penulis Skenario: Tito Imanda
  3. Sakura di Telawang
    • Sutradara: Lola Amaria
    • Penulis Skenario: Ni Ketut Yuni Suastini
  4. Buleun Purnama, di Nanggroe
    • Produser: Asmara Abigail, Dani Huda
    • Penulis Skenario: Dani Huda, Chandra Cahyana, Raisa Kamila
  5. Desing Peluru Tak Bertuan
    • Produser: Iqbal Mohammad Hamdan
    • Sutradara & Penulis Skenario: Sandi Akbar Paputungan
  6. Jam 7 Pagi (Makassar, 1947)
    • Produser: Ayu Kartika
    • Sutradara & Penulis Skenario: Zhaddam A. Nurdin
  7. Operasi Malino: Lembar yang Hilang
    • Produser: Muhammad Ilham Mustain Murda
    • Sutradara: Wahyu Mika
    • Penulis Skenario: Wahyu Mika, Muhammad Ilham Mustain Murda
  8. Seriboe Soedirman
    • Sutradara: Edy Wibowo
    • Penulis Skenario: Tri Wahyudi, Suharmono
  9. Yang Tenggelam Saat Fajar
    • Produser: Ronantikarunia
    • Sutradara & Penulis Skenario: May Ramadhan
    • Penulis Skenario (tambahan): Zydan Nabil

Selain judul-judul di atas, pengumuman resmi juga mencantumkan sejumlah tim produksi lain yang dinyatakan lolos pada kategori film panjang. Naskah pengumuman memuat berbagai kombinasi produser, sutradara, dan penulis skenario yang siap merealisasikan proyek film bertema kepahlawanan.

Implikasi dan langkah ke depan

Kemenbud berharap proyek pemenang dapat diproduksi dan mencapai penonton luas untuk menumbuhkan pemahaman sejarah secara menarik. Dengan dukungan ini, pemerintah berharap muncul lebih banyak film yang menyeimbangkan hiburan dan nilai-nilai sejarah.

Proses pendanaan, produksi, dan distribusi dari pemenang sayembara akan menjadi tahap berikutnya. Penonton dan pelaku industri akan menantikan karya-karya yang lahir dari kompetisi ini.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait