Lokal

34 Mahasiswa UINSU Gelar KKN di Huta III Dolok Simalungun

Bagikan:
Mahasiswa UINSU melakukan kegiatan KKN di Huta III Dolok, Simalungun

SIMALUNGUN — Sebanyak 34 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Huta III Dolok Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, selama satu bulan, mulai 27 Juli hingga 28 Agustus 2026. Kegiatan bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat, mencegah bullying di sekolah, dan memperkuat kearifan lingkungan setempat.

Program dan peserta

Peserta KKN berasal dari empat fakultas, yakni Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, serta Fakultas Ushuludin dan Studi Islam. Mereka mengadakan rangkaian kegiatan edukasi, aksi gizi, dan program lingkungan yang kolaboratif bersama puskesmas setempat.

Edukasi kesehatan dan penanganan stunting

Mahasiswa mengintegrasikan layanan primer (IPL) untuk memberikan edukasi pencegahan dan penanganan stunting. Program ini menyasar ibu hamil, balita, dan lansia dengan materi pola hidup sehat serta gizi seimbang.

Pelaksanaan IPL berlangsung bersama petugas puskesmas untuk menjamin kesesuaian pesan kesehatan dan tindak lanjut medis bila diperlukan.

Kunjungan ke SD: pencegahan bullying

Tim KKN juga mengunjungi Sekolah Dasar Negeri 098023 Kampung Dolok Bangun untuk memberikan materi pencegahan bullying. Penyampaian dibuat sederhana agar mudah dipahami siswa sekolah dasar.

"Mahasiswa KKN menekankan pentingnya sikap saling menghargai dan menyayangi antarsesama siswa. Mereka mengajak siswa untuk tidak ikut melakukan bullying, tidak menjadi penonton yang membiarkan perundungan terjadi, serta berani melaporkan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila melihat tindakan perundungan," kata M. Fikri Pratama, Ketua KKN UINSU Huta III Dolok 2026.

Mahasiswa menjelaskan berbagai bentuk perundungan, dari ejekan, julukan menyakitkan, pengucilan, hingga kekerasan fisik. Mereka memberi contoh penyelesaian konflik tanpa kekerasan dan membuka sesi tanya jawab interaktif.

Kegiatan lingkungan dan keagamaan

Di bidang lingkungan, mahasiswa mengedukasi warga soal pemisahan sampah organik dan non-organik, mendirikan tempat sampah, serta memasang plang ecobrik. Upaya ini ditujukan untuk menciptakan lingkungan bersih dan asri.

Selain itu, KKN menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk mempererat silaturahmi dan menanamkan nilai moderasi beragama di tengah masyarakat.

"Kami sangat bersyukur dapat melaksanakan kegiatan Maulid Nabi bersama masyarakat Huta III Kampung Dolok. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari," ujar Fikri.

Dampak dan harapan

Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk mencegah bullying, meningkatkan kualitas gizi, dan menjaga kebersihan lingkungan. Kerja sama antara mahasiswa, sekolah, puskesmas, dan masyarakat dianggap kunci agar program berkelanjutan dapat tercapai.

Dengan rangkaian aktivitas sosial dan keagamaan tersebut, KKN UINSU Huta III Dolok 2026 berharap menumbuhkan budaya gotong royong, toleransi, dan kehidupan bermasyarakat yang harmonis.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait