TVRI dan RANS Tayang Gratis Asian Games Aichi–Nagoya 2026
Televisi Republik Indonesia (TVRI) bersama RANS Entertainment mengumumkan penayangan Asian Games Aichi–Nagoya 2026 secara gratis. Siaran free-to-air ini berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 dan menayangkan perjuangan atlet Indonesia di Jepang.
Cakupan siaran dan akses
TVRI menyatakan jangkauan siarannya mencapai 77,09 persen wilayah Indonesia, sehingga masyarakat dapat menyaksikan pertandingan tanpa biaya berlangganan. Konten siaran mencakup partisipasi 432 atlet Indonesia yang berlaga di 35 cabang olahraga.
“Untuk memastikan perjuangan atlet-atlet kita di Jepang, di Aichi dan Nagoya ini. Atlet mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat Indonesia melalui saluran TVRI,”
Penyiaran secara FTA diharapkan memudahkan pemirsa dari berbagai daerah untuk mengikuti perkembangan laga, termasuk warga di daerah yang sulit mengakses layanan berbayar.
Program liputan dan fitur
Selain menyiarkan pertandingan, TVRI akan menyiarkan program pendukung dan fitur berita. Liputan akan memotret perjalanan atlet mulai dari persiapan, dukungan pemerintah, keberangkatan menuju Jepang, hingga cerita di balik layar perjuangan mereka.
“Kita juga memastikan ada value creation terkait dengan pertandingan-pertandingan ini, di mana setiap match pasti ada story behind the process-nya. Ada perjuangan-perjuangan sebelumnya yang kadang mungkin tidak diketahui oleh publik,”
Pihak TVRI menekankan pentingnya menampilkan konteks di balik hasil pertandingan agar publik memahami proses dan kerja keras para atlet.
Kolaborasi TVRI dan RANS Entertainment
Penayangan ini berawal dari ajakan RANS Entertainment. Kolaborasi akan memadukan jaringan terestrial TVRI dengan distribusi digital dari RANS untuk memperluas jangkauan dan memudahkan konsumsi konten melalui kanal digital.
“Maka dari itu, kami RANS Entertainment bersama juga TVRI menyiarkan, menghadirkan tayangan Asian Games 2026 ini secara gratis. Supaya bisa lebih banyak lagi orang yang nonton dari Sabang sampai Merauke, di mana pun berada,”
“Kami percaya perjuangan atlet Indonesia ini harus banget di-support, didukung, ditonton seluruh masyarakat Indonesia,”
Dampak dan harapan
Kolaborasi ini diharapkan meningkatkan akses dan dukungan publik terhadap atlet Indonesia. Dengan kombinasi siaran terestrial dan distribusi digital, penyelenggara berharap lebih banyak penonton dapat menyaksikan pertandingan dan mengikuti cerita perjuangan di balik medali.
Penayangan gratis selama perhelatan Asian Games juga memberi peluang bagi masyarakat untuk lebih terlibat dan bangga terhadap prestasi atlet nasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Debut Osmar Loss: Dewa United Tantang Persik 5 September
Dewa United akan menghadapi Persik Kediri pada 5 September 2026 di Stadion Brawijaya. Ini menandai debut pel...
Undikma dan UNTL Perkuat Kerja Sama Olahraga Lewat Program ISIMP
Undikma dan UNTL memperkuat kerja sama olahraga berkelanjutan melalui ISIMP, fokus pada implementasi nyata d...
KONI Perkuat Diplomasi Olahraga dengan Timor Leste lewat ISIMP
KONI Pusat tingkatkan diplomasi olahraga dengan Timor Leste lewat ISIMP antara Undikma dan UNTL; delegasi ti...
Persebaya Siap Hadapi Bhayangkara di Lampung, Alex Martins Belum Pasti
Persebaya menantang Bhayangkara di Lampung, Sabtu 5 September 2026; Alex Martins ikut rombongan namun belum...
Messi On Fire: Inter Miami vs Atlanta United di MLS 6 Sep 2026
Inter Miami menjamu Atlanta United di Nu Stadium, Minggu 6 Sep 2026. Messi on fire usai 4 gol dan 1 assist;...
Ogawa: Aturan IFAB Baru untuk Jaga Tempo Pertandingan
Yoshimi Ogawa jelaskan aturan IFAB baru untuk menjaga tempo pertandingan dan kurangi penundaan, disampaikan...