Ekonomi

Wisatawan Mancanegara yang Naik Kereta Jan–Agt 2026 Nyaris 500 Ribu

Bagikan:
Wisatawan mancanegara menunggu keberangkatan di stasiun kereta api Indonesia

PT Kereta Api Indonesia (KAI) melayani 498.232 wisatawan mancanegara pada periode Januari–Agustus 2026, naik 3,83 persen dibanding periode sama 2025. Peningkatan ini terjadi sepanjang tahun dan menandai tren positif penggunaan kereta oleh turis asing.

Pertumbuhan tahunan dan tren lima tahun

KAI menyampaikan perkembangan volume penumpang asing itu pada 4 September 2026 di Jakarta. Data menunjukkan kenaikan konsisten sejak 2022, yakni: 170.094 (2022), 383.732 (2023), 447.655 (2024), dan 479.861 (2025).

Pada periode Januari–Agustus 2026 jumlah mencapai 498.232, bertambah 18.371 pengguna dibandingkan tahun sebelumnya. Bulan Juli menjadi puncak perjalanan dengan total 96.940 penumpang, diikuti Agustus sebanyak 92.418.

Stasiun keberangkatan terfavorit

Stasiun-stasiun di Pulau Jawa mendominasi titik keberangkatan wisatawan asing. Yogyakarta menjadi favorit utama, sementara beberapa stasiun besar lainnya juga mencatat angka signifikan.

  • Stasiun Yogyakarta: 93.189 wisatawan
  • Stasiun Gambir: 84.011
  • Stasiun Bandung: 45.400
  • Stasiun Pasar Senen: 25.080
  • Stasiun Surabaya Gubeng: 24.543
  • Stasiun Semarang Tawang (Bank Jateng): 18.032
  • Stasiun Malang: 17.391
  • Stasiun Probolinggo: 12.148
  • Stasiun Surabaya Pasar Turi: 11.491
  • Stasiun Solo Balapan: 10.158

Peran konektivitas kereta dalam pariwisata

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menekankan peran kereta api menghubungkan beragam destinasi, dari kawasan budaya hingga pusat ekonomi. Menurut Anne, peningkatan layanan menjadi kunci agar wisatawan mendapatkan pengalaman nyaman selama berada di Indonesia.

Kereta api menghubungkan berbagai kota dengan karakter destinasi yang beragam, mulai dari kawasan budaya, wisata alam, hingga pusat ekonomi. KAI terus menjaga kualitas layanan agar perjalanan wisatawan mancanegara semakin nyaman dan memberikan pengalaman yang baik selama berada di Indonesia.

Executive Vice President Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menyatakan bahwa kenaikan turis asing membuka peluang integrasi layanan transportasi untuk mendukung mobilitas pariwisata.

Pertumbuhan wisatawan mancanegara menjadi peluang bagi seluruh ekosistem transportasi untuk menghadirkan perjalanan yang semakin terintegrasi. KAI terus memperkuat layanan agar kereta api dapat menjadi bagian dari perjalanan wisatawan dalam mengenal lebih banyak destinasi Indonesia.

Dampak dan prospek

Data BPS mencatat total kunjungan wisatawan asing ke Indonesia mencapai 9,09 juta untuk Januari–Juli 2026, menegaskan tren pemulihan pariwisata. KAI memandang peningkatan pengguna asing sebagai indikator kebutuhan mobilitas yang harus terus dioptimalkan.

Ke depan, KAI diharapkan memperkuat konektivitas antarkota dan layanan penunjang untuk mempertahankan momentum pertumbuhan penumpang asing serta mendukung ekosistem pariwisata nasional.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait