Ogawa: Aturan IFAB Baru untuk Jaga Tempo Pertandingan
Yoshimi Ogawa, Ketua Komite Perwasitan PSSI, mengungkap perubahan aturan dari IFAB yang bertujuan menjaga tempo pertandingan dan mengurangi penundaan. Pernyataan itu disampaikan saat workshop perwasitan untuk musim kompetisi 2026/27 di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis, 3 September 2026. Ogawa menegaskan aturan baru ditujukan agar alur permainan tetap mengalir sehingga kualitas pertandingan meningkat.
Inti perubahan aturan
Ogawa menjelaskan perubahan tersebut bukan hanya soal kebijakan wasit, tetapi juga mengatur perilaku pemain selama jalannya pertandingan. Tujuannya jelas: menekan berbagai bentuk penundaan yang merusak ritme permainan.
“Poinnya, tempo dan alur permainan harus dipertahankan. Ini adalah poin yang sangat penting,”
Menurutnya, salah satu fokus IFAB adalah mengurangi waktu terbuang saat permainan harus dimulai kembali dan mengatur beberapa situasi pertandingan agar tempo tetap terjaga.
Peran wasit dan pemain
Ogawa menekankan peran krusial wasit dalam implementasi aturan baru. Wasit diberi wewenang untuk menegakkan regulasi secara konsisten sehingga penonton dapat menikmati pertandingan yang mengalir.
“Semua orang ingin melihat sepak bola yang sesungguhnya. Bukan aksi dari pemain yang menunda-nunda,”
Dengan penegakan yang konsisten, Ogawa berharap tindakan memperlambat permainan dapat diminimalkan sehingga ritme dan kualitas pertandingan tidak terganggu.
Dampak bagi kompetisi Indonesia
Ogawa berharap seluruh pihak terkait di kompetisi sepak bola Indonesia memahami dan menerapkan aturan IFAB ini. Pemahaman yang baik di antara wasit, pelatih, dan pemain dinilai penting agar perubahan regulasi memberi dampak positif.
Jika diterapkan dengan tepat, aturan ini diharapkan membuat waktu bermain lebih efektif dan menghadirkan pertandingan yang lebih menarik bagi penonton.
Langkah ke depan
Workshop perwasitan yang diadakan menjadi bagian dari persiapan penerapan aturan tersebut di musim kompetisi mendatang. Ogawa menyiratkan bahwa sosialisasi dan pelatihan lanjutan akan diperlukan agar implementasi berjalan lancar.
Perubahan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas sepak bola modern dengan menjaga tempo, mengurangi penundaan, dan meningkatkan kenyamanan menonton.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Kapolresta Bandung Cup: Puluhan Tim U-16 Berlaga di Jalak Harupat
Puluhan tim U-16 bersaing di Kapolresta Bandung Cup (2-5 Juli 2024) di Sor Si Jalak Harupat sebagai wadah pe...
Arsan Makarin Resmi Tinggalkan PERSIB Jelang Liga 1 2024/2025
PERSIB dan Arsan Makarin sepakat berpisah setelah dua musim; Arsan tampil 13 kali saat PERSIB jadi juara dan...
Atlet China Zhang Zhi Jie Meninggal saat Bertanding di AJC 2024
Atlet China Zhang Zhi Jie meninggal saat bertanding di BNI Badminton Asia Junior Championship 2024 di Yogyak...
Delvintor Raih Poin Pertama di MXGP MX2 Selaparang
Delvintor Alfarizi meraih poin pertama musim MXGP MX2 di Selaparang, Lombok, dengan finis P19 dan P15 pada 3...
Teddy Tjahjono Resmi Mundur dari Persib, Diganti Adhitia
Teddy Tjahjono resmi mundur sebagai Direktur Olahraga Persib efektif 31 Juli 2024; Adhitia Putra Herawan dit...
Marc Klok: Tantangan Format Baru Liga 1 2024/2025 bagi Persib
Marc Klok menyambut tantangan format baru Liga 1 2024/2025: juara ditentukan lewat double round robin tanpa...