BNN Sumut Gerebek Kampung Narkoba di Medan, 16 Orang Diamankan
Medan — Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara menggerebek sebuah kampung narkoba di Jalan Aluminium Raya Gang Impian, Kecamatan Medan Deli, pada Senin (25/5) sore. Operasi itu dilakukan menyusul laporan warga terkait maraknya transaksi narkoba secara terang-terangan.
Penggerebekan dan penangkapan
Operasi penyisiran menghasilkan penangkapan sedikitnya 16 pria yang diduga terlibat dalam peredaran dan penggunaan. Petugas bergerak ke beberapa lapak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penggunaan narkotika.
"Dari hasil penyisiran di beberapa lapak yang diduga kuat sebagai tempat transaksi dan penggunaan sabu, petugas berhasil mengamankan sedikitnya 16 orang pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan peredaran gelap ini," ujar Kepala BNN Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho.
Barang bukti yang disita
Selain menangkap para terduga, petugas juga menyita sejumlah barang bukti penting. Barang bukti tersebut kini menjadi bagian pengembangan penyidikan.
- Beberapa paket klip transparan berisi sabu siap edar
- Puluhan alat hisap sabu (bong)
- Beberapa unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk transaksi
Proses penyidikan
Semua tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Markas BNNP Sumut. Petugas melakukan pemeriksaan intensif, termasuk tes urine, untuk pengembangan kasus dan penyelidikan jaringan di tingkat yang lebih tinggi.
"Seluruh terduga pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke markas BNNP Sumut untuk menjalani pemeriksaan intensif, tes urine, guna pengembangan kasus lebih lanjut untuk memburu bandar besar di atasnya," kata Tatar Nugroho.
Imbauan kepada warga
BNN Sumut meminta peran aktif masyarakat dalam membantu pemberantasan narkoba. Laporan dari warga menjadi pemicu operasi ini dan dianggap krusial untuk menindak lokasi yang rawan.
"BNN Sumut juga mengimbau warga agar tidak takut untuk terus melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka demi menciptakan Kota Medan yang bersih dari narkoba," tambah Tatar Nugroho.
Kasus ini masih dalam pengembangan untuk memburu pihak-pihak lain yang diduga berada di atas jaringan lokal. Petugas menegaskan akan melanjutkan penyelidikan hingga jaringan penyuplai dan bandar besar terungkap.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sertifikasi halal gratis Sumut hanya jangkau 1.000 dari 1,4 juta UMKM
Program 1.000 sertifikat halal gratis Sumut dinilai belum efektif, hanya menjangkau 0,07% dari 1,4 juta UMKM...
Timsel Diminta Pertimbangkan Rekam Jejak Etik Calon KPID Sumut 2026–2029
Tim Advokasi minta Timsel KPID Sumut pertimbangkan integritas dan rekam jejak etik calon anggota periode 202...
Peringatan HAN ke-42 di MIN 12 Nagan Raya: Tekankan Madrasah Ramah Anak
Peringatan HAN ke-42 di MIN 12 Nagan Raya, Kamis (23/7/2026), tekankan madrasah ramah anak dan perlindungan...
DHD 45 Dorong Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Tokoh Sumut
Ketua DHD 45 Sumut dorong pengusulan tokoh Sumut sebagai pahlawan nasional dan ajak Kodam I/BB kolaborasi me...
Polri dan Ulama Perkuat Sinergi, KA SPN Polda Sumut Kunjungi Madrasah Besilam
KA SPN Polda Sumut dan Kapolres Langkat kunjungi Madrasah Tuan Guru Besilam (23/7) untuk perkuat sinergi, do...
Polres Ungkap Motif Pembunuhan Anak 10 Tahun di Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara menyatakan motif pembunuhan anak 10 tahun di Lawe Sepilang berkaitan dengan upaya menut...