Lokal

Wesly: Musyda IPA Momentum Bangun Kepemimpinan Pelajar

Bagikan:
Wali Kota Wesly Silalahi membuka Musyda IPA XIII di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar

Pematangsiantar — Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi menegaskan Musyawarah Daerah (Musda) XIII Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al-Washliyah (IPA) merupakan momen penting untuk melahirkan gagasan, program kerja, dan kepemimpinan baru yang bermanfaat bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat pembukaan Musyda di Gedung Serbaguna Pemko, Jalan Merdeka, Kamis (21/5).

Musda sebagai ruang pembinaan dan kepemimpinan

Wesly hadir bersama Ketua TP PKK Liswati Wesly Silalahi untuk membuka acara tersebut. Ia menyatakan IPA selama ini aktif membina generasi muda melalui kegiatan positif, edukatif, dan berlandaskan nilai ke-Islaman.

Pemko Pematangsiantar tentu mendukung keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah, terutama di bidang pendidikan, sosial, keagamaan dan penguatan karakter.

Wesly menilai tema Musyda, "Mengokohkan Kepemimpinan Pelajar Al-Washliyah Menuju Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif dan Selaras", relevan dengan semangat pembangunan daerah saat ini.

Pesan untuk peserta dan pemilihan pemimpin

Wali Kota mengimbau peserta memanfaatkan forum Musda untuk bermusyawarah dan memilih pemimpin yang amanah serta visioner. Ia mendorong semangat persatuan dan kebersamaan agar organisasi terus berkembang.

Utamakan musyawarah, persatuan dan semangat kebersamaan. Pilihlah pemimpin yang amanah, visioner dan mampu membawa organisasi semakin berkembang di masa mendatang.

Respons pengurus dan tokoh pemuda

Ketua PD Al-Washliyah Pematangsiantar Muhammad Ishak Hutasuhut berharap Musyda mendorong pelajar bergerak dan berpikir positif. Ia mengingatkan untuk menjauhi perbuatan asusila dan narkoba, serta menegaskan peran IPA bagi masyarakat dan kondusivitas kota.

IPA merupakan wadah yang bergerak ke depan dan organisasi di bawah Al-Washliyah harus berguna untuk masyarakat serta lingkungan, termasuk untuk kondusivitas kota.

Ketua KNPI Pematangsiantar terpilih Arif Harahap menyebut kehadiran Wali Kota bukan sekadar seremoni, melainkan simbol bahwa pemuda dipandang sebagai mitra strategis pemerintah. Ia juga memuji kiprah IPA sebagai laboratorium kader yang menjaga nilai moral dan ke-Islaman.

Kita punya tujuan sama untuk kemajuan pemuda dan Pematangsiantar. Siapapun ketua terpilih merupakan kemenangan bersama IPA.

Arahan dari tingkat provinsi dan organisasi pelaksana

Ketua PW IPA Sumatera Utara Ahmad Irham Tajhi menekankan pentingnya adab dan kerja sama antarkader. Tajhi berharap Musda berlangsung tertib dan argumen disampaikan di forum tanpa memicu konflik di luar arena.

Pelajar penentu masa depan; pelajar harus hebat, mendidik dan melatihnya agar 2045 menjadi cerah, jangan saling memukul atau menyikut.

Ketua PD IPA Pematangsiantar Ahmad Nurdin bersama pengurus mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemko. Panitia menyebut ada tiga calon ketua yang sudah mendaftar untuk kontestasi kepengurusan.

Penutup: dukungan berkelanjutan untuk regenerasi

Musda ini menjadi ajang konsolidasi organisasi pelajar dengan dukungan pemerintah kota. Kegiatan diharapkan menghasilkan kepengurusan yang mampu menguatkan peran IPA dalam pembinaan karakter, pendidikan, dan toleransi di Pematangsiantar.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait