Teknologi

NASA Kembangkan AI Deteksi Dini Ledakan Alga Berbahaya

Bagikan:
Ilustrasi AI memantau ledakan alga di perairan pesisir menggunakan data satelit

NASA mengembangkan sistem kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi dini ledakan alga berbahaya di perairan laut. Penelitian ini dipublikasikan pada Jumat, 22 Mei 2026, di jurnal American Geophysical Union. Teknologi itu menggabungkan data satelit untuk memetakan kemunculan alga berbahaya dan diharapkan mempercepat pemantauan kualitas air yang selama ini lambat dan mahal.

Deteksi di wilayah terdampak

Penerapan uji coba berhasil mendeteksi ledakan alga di perairan Florida Barat dan California Selatan. Ledakan alga diketahui menyebabkan kerugian ekonomi hingga puluhan juta dolar per tahun di Amerika Serikat. Selain kerugian ekonomi, kumpulan alga juga membahayakan kesehatan manusia dan kehidupan laut.

Di Teluk Amerika, spesies Karenia brevis sering menyebabkan kematian biota laut dan pencemaran pantai. Sementara di Pantai Barat, alga Pseudo-nitzschia dikaitkan dengan keracunan yang menewaskan ratusan lumba-lumba dan singa laut.

Bagaimana teknologi bekerja

Sistem ini memanfaatkan data dari satelit PACE serta instrumen pemantauan atmosfer seperti TROPOMI. AI menggabungkan berbagai sumber data untuk membangun gambaran spasial kejadian ledakan alga. Pendekatan yang digunakan adalah self-supervised learning, sehingga model dapat mengenali pola tanpa pelabelan awal yang intensif.

Hasil uji menunjukkan AI mampu mengidentifikasi dan memetakan ledakan alga secara akurat, termasuk di perairan pesisir yang kompleks dan berubah cepat. Kemampuan ini mengurangi ketergantungan pada pengambilan sampel air manual yang memakan waktu dan biaya.

Manfaat untuk pemantauan dan respons

Dengan deteksi lebih cepat, otoritas pantai dapat menempatkan pengambilan sampel secara lebih tepat waktu dan lokasi. Hal ini juga membantu mitigasi dampak kesehatan masyarakat serta upaya penyelamatan biota laut. Selain itu, data yang lebih luas memungkinkan analisis tren dan pencegahan jangka panjang.

Langkah pengembangan selanjutnya

NASA menyatakan rencana memperluas cakupan data dan wilayah pengujian, termasuk uji di danau. Perluasan ini bertujuan meningkatkan ketahanan pemantauan terhadap variasi ekosistem air tawar dan payau. Implementasi skala besar akan membutuhkan integrasi dengan lembaga lokal dan peningkatan infrastruktur deteksi lapangan.

Penerapan AI untuk pemantauan ledakan alga merupakan langkah penting menuju sistem peringatan dini yang lebih responsif dan hemat biaya, sekaligus membuka peluang pengelolaan sumber daya laut yang lebih efektif.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait