Pasar Murah Aceh Besar Bantu Warga Jelang Idul Adha
Kota Jantho — Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, mengapresiasi Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang menggelar Pasar Murah di Kecamatan Peukan Bada, Aceh Besar, Kamis (21/5). Kegiatan ini digelar untuk meringankan beban warga dan menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Adha.
Pelaksanaan dan pemantauan
Pelaksanaan pasar murah berlangsung di Kantor Camat Peukan Bada. Rita Mayasari mendampingi Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, saat meninjau proses penyaluran paket kebutuhan pokok bersubsidi kepada warga yang antre sejak pagi.
Menurut Rita, kegiatan ini selain memberi keringanan biaya bagi ibu rumah tangga, juga menjadi langkah strategis pemerintah untuk menekan lonjakan harga pada masa hari besar keagamaan.
Respons warga dan antrian panjang
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga memadati lokasi untuk mendapatkan paket dengan harga lebih terjangkau, tanda bahwa program ini sangat dibutuhkan.
"Program Pasar Murah ini sangat membantu masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya," ujar Rita Mayasari.
Dukungan TP PKK dan harapan berkelanjutan
Rita menilai pasar murah yang digelar secara serentak di seluruh kabupaten/kota di Aceh merupakan program penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi daerah. Ia menyatakan dukungan TP PKK Aceh Besar terhadap program yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
"Kami dari TP PKK Aceh Besar tentu mendukung program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk membantu warga dan menjaga stabilitas harga di pasaran," ungkap Rita.
Manfaat dan rekomendasi
Program pasar murah memberi beberapa manfaat langsung bagi warga setempat, antara lain:
- Menurunkan beban pengeluaran rumah tangga menjelang hari raya.
- Meningkatkan akses terhadap paket kebutuhan pokok bersubsidi.
- Mendukung upaya pemerintah menstabilkan harga di pasaran lokal.
Rita dan pihak TP PKK berharap kegiatan serupa terus dijadwalkan secara berkala. Pemantauan langsung oleh unsur pemerintahan daerah dinilai penting agar distribusi bantuan tepat sasaran dan efektif mengendalikan harga.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tgk Marbawi Yusuf: Makna Kemerdekaan Sejati bagi Umat Islam
Tgk. Marbawi Yusuf menyampaikan khutbah Jumat di Aceh Besar, mengajak umat memahami kemerdekaan sejati sebag...
Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh Rugikan Negara Rp1 Triliun
Penyalahgunaan BBM subsidi di Aceh diperkirakan merugikan negara Rp1 triliun/tahun; satgas dibentuk untuk me...
BKKBN Sumut Luncurkan Pemutakhiran Data Keluarga SIGA di Simalungun
BKKBN Sumut meluncurkan pemutakhiran Data Keluarga SIGA 2026 di Simalungun untuk memastikan data akurat seba...
Dua Pasien Keracunan di Berastagi Masih Dirawat, Satu Dipulangkan
Tiga pasien diduga keracunan di Berastagi membaik; satu dipulangkan, dua masih dirawat dan dipantau RSU Haji...
Aktivis: P3-TGAI Belum Selesaikan Masalah Irigasi di Aceh Tenggara
Aktivis menilai P3-TGAI 2026 belum menjangkau semua lahan irigasi di Aceh Tenggara, meski ada 247 lokasi yan...
Benny Sinomba Turun Jabatan: Dari Kepala Dinas Jadi Staf Pemprov
Benny Sinomba, kerabat Gubernur Bobby Nasution, dicopot dari jabatan kepala dinas dan kini berstatus staf Pe...