Alcaraz Bangkit dan Lolos Final Japan Open 2026
Carlos Alcaraz berhasil bangkit dari kekalahan set pertama untuk menyingkirkan Jaume Munar 5-7, 6-3, 6-1 pada semifinal Japan Open di Ariake Coliseum, Senin, 5 Oktober 2026. Kemenangan ini memastikan pemain unggulan pertama itu melaju ke final turnamen ATP 500 Tokyo setelah pertandingan berlangsung selama dua jam 30 menit.
Semifinal: Alcaraz kalah di set pembuka lalu bangkit
Alcaraz sempat kehilangan 16 poin beruntun pada akhir set pertama dan akhirnya kalah 5-7. Permainan pemain nomor satu unggulan itu mulai meningkat pada set kedua, ketika ia menghentikan rangkaian poin Munar dan mengambil alih inisiatif.
Setelah menemukan ritme, Alcaraz bermain lebih agresif dalam reli panjang dan membuat Munar sering menjauh dari garis belakang. Pada set penentuan, kualitas servis dan pukulan Alcaraz kembali naik sehingga memastikan kemenangan tipis namun meyakinkan.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi pada set pertama. Sepertinya, saya selalu kesulitan di setiap set pertama,"
kata Alcaraz seusai laga, mengakui masalah awal yang sempat mengancam peluangnya.
Performa Munar dan statistik kunci
Jaume Munar, peringkat 64 dunia, menunjukkan pertahanan solid sepanjang laga. Ia memanfaatkan penurunan performa Alcaraz di awal sehingga merebut set pembuka. Namun, Munar kesulitan ketika Alcaraz mulai mengambil alih ritme permainan.
Berdasarkan catatan pertandingan, Alcaraz mengakhiri dominasi poin Munar yang mencapai 16 kali berturut-turut dan kemudian konsisten dalam kombinasi pukulan dasar dan agresivitas net untuk menutup laga.
Final: Jiri Lehecka jadi lawan
Di final, Alcaraz akan menghadapi Jiri Lehecka, yang menyingkirkan unggulan kedelapan Valentin Vacherot dengan skor 6-4, 6-2 dalam 68 menit pada semifinal yang sama. Menurut statistik Infosys ATP, Lehecka hanya kehilangan empat dari 40 poin saat melakukan servis dalam laga semifinalnya.
Catatan pertemuan mereka menunjukkan Lehecka tertinggal 1-3 dari Alcaraz, namun ia pernah mengalahkan Alcaraz pada turnamen ATP 500 di Doha 2025. Lehecka menyebut menghadapi Alcaraz sebagai tantangan besar dan berjanji mengambil pelajaran dari pertandingan sebelumnya.
"Saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mengambil sisi positif dari pertandingan sebelumnya,"
ujar Lehecka menjelang final.
Makna hasil dan prospek ke depan
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Alcaraz di Japan Open menjadi sembilan pertandingan. Lolos ke final memberi kesempatan baginya mempertahankan gelar juara dan menambah poin penting di klasemen ATP.
Final antara Alcaraz dan Lehecka akan menjadi ujian strategi dan ketahanan fisik, sekaligus laga yang dinantikan penggemar tenis di Tokyo dan internasional.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...