Djokovic Melaju ke Final China Open 2026 Usai Medvedev DQ
Novak Djokovic melaju ke final China Open 2026 setelah lawannya, Daniil Medvedev, didiskualifikasi pada semifinal di Diamond Court, Beijing, Senin, 5 Oktober 2026. Djokovic sedang unggul 7-5, 5-3 ketika pertandingan dihentikan, setelah bola yang dipukul Medvedev memantul dari dinding belakang dan mengenai seorang penonton.
Detik-detik sebelum diskualifikasi
Pertandingan semifinal berlangsung selama dua jam 29 menit sebelum dihentikan. Djokovic memimpin satu set dan hampir menyelesaikan laga saat ia sedang melakukan servis untuk menutup pertandingan. Sebelumnya, Djokovic bangkit dari ketertinggalan untuk meraih set pertama dan dua kali mematahkan servis Medvedev.
Sebelum insiden, Medvedev datang ke Beijing dengan modal percaya diri usai menjuarai turnamen di Hangzhou pekan lalu. Namun insiden bola yang memantul dari dinding belakang dan kemudian masuk ke area penonton memaksa wasit mengambil keputusan tegas.
Insiden yang memicu diskualifikasi
Situasi memanas ketika bola hasil pukulan Medvedev memantul dari dinding belakang lapangan dan mengenai seorang penonton. Karena bola mengenai penonton, wasit menghentikan pertandingan dan mendiskualifikasi Medvedev sesuai aturan yang berlaku.
Keputusan itu membuat laga berakhir lebih awal saat Djokovic hanya berjarak tiga poin dari kemenangan. Penonton yang terkena bola mendapat perhatian segera dari petugas di lokasi pertandingan.
Reaksi Djokovic
Djokovic menyatakan keprihatinannya terhadap penonton yang terkena bola dan menaruh empati kepada Medvedev. Ia mengaku pernah mengalami kejadian serupa pada US Open 2020, sehingga memahami betul dampak emosional diskualifikasi dalam laga besar.
“Maaf atas kejadian yang menimpa orang yang terkena bola tersebut. Saya juga merasa kasihan kepada Daniil, karena saya tahu persis rasanya didiskualifikasi dalam pertandingan besar,”
Ia menambahkan bahwa pertandingan terasa berat karena Medvedev tampil kuat dan lapangan cenderung lambat, membuat pertukaran bola berlangsung panjang dan melelahkan.
Konsekuensi dan final
Kemenangan ini mengantarkan Djokovic ke final ATP 500 untuk pertama kali sejak menjuarai Astana 2022. Ia kini membidik gelar tur level ke-102. Di perempat final, Djokovic sempat menyingkirkan unggulan pertama Alexander Zverev.
Pada partai puncak, Djokovic akan menghadapi unggulan kelima Alex de Minaur, yang lolos setelah Hubert Hurkacz mundur karena cedera saat skor 6-4, 3-2. Statistik pertemuan menunjukkan Djokovic unggul 3-1 atas De Minaur. Final dijadwalkan berlangsung di Diamond Court, Beijing, pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Insiden diskualifikasi menambah catatan kontroversial di turnamen tahun ini dan membuka perdebatan soal keselamatan penonton serta penerapan aturan di lapangan. Perhatian kini bergeser ke final yang diprediksi berlangsung ketat, mengingat kondisi fisik dan mental penggugat yang terlibat.
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Indonesia vs Thailand: Final FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK
Indonesia vs Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 5 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di SUGBK — laga pen...
Barcelona Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Raphinha, Espart, Bernal
Barcelona memulai perpanjangan kontrak jangka panjang untuk Raphinha, Xavi Espart, dan Marc Bernal sebagai b...
Cosmo JNE Jakarta Bungkam Nanzaby FC Kepri 3-2 di PFL 2026
Cosmo JNE Jakarta menang 3-2 atas Nanzaby FC Kepri di GOR POPKI Cibubur, Sabtu 3 Oktober 2026, setelah gol c...
Djokovic Taklukkan Zverev, Catat 32 Kemenangan Beruntun di Beijing
Novak Djokovic menundukkan Alexander Zverev 4-6, 6-4, 6-4 di Beijing, mencatat rekor 32 kemenangan beruntun...
Asian Games 2026 Ditutup, Dubes RI Apresiasi Kontingen Indonesia
Dubes RI Nurmala Kartini mengapresiasi perjuangan kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang...
Meydiana Laviola Bawa Merah Putih dengan Kebaya Prada Bali
Meydiana Laviola tampil sebagai pembawa bendera dengan kebaya Prada Bali karya Ghea Panggabean pada penutupa...