Hiburan

Anggun Nostalgia Tampil di GBK saat Closing FIFA ASEAN Cup 2026

Bagikan:

Anggun C. Sasmi mengenang penampilan pertamanya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) saat tampil pada Closing Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026, Senin malam. Ia menyebut momen itu membawa kembali kenangan karier awalnya sebagai penyanyi rock pada era 1990-an.

Kenangan pertama di GBK

Anggun mengungkap pengalaman panggung pertamanya di GBK ketika usianya masih 16 tahun. Ia mengatakan pada unggahan di akun Instagram pribadinya pada 5 Oktober 2026 bahwa di awal kariernya sering tampil di stadion dan GOR di berbagai daerah.

"Pertama kali manggung di GBK pada tahun 90 saat saya masih 16 tahun. Saya berkarir sebagai penyanyi rock. Setiap saya tur keliling Indonesia hampir selalu manggungnya di GOR atau stadion-stadion daerah."

Penampilan pada Closing Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026

Setelah perjalanan panjang di dunia musik, Anggun kembali ke GBK untuk membawakan beberapa lagu pada penutupan turnamen. Ia menyanyikan lagu-lagu yang melekat pada kariernya pada malam itu.

Pada acara, Anggun membawakan "Mimpi" dan "Snow on the Sahara" sebelum kembali ke panggung setelah pertandingan berakhir untuk menyanyikan lagu nasional "Tanah Airku" ciptaan Ibu Sud.

Reaksi pribadi dan kebanggaan nasional

Anggun juga menyinggung penampilannya di Asian Games 2018 di GBK, ketika ia membawakan lagu "Pemuda". Kembalinya ia ke GBK kali ini ia sambungkan dengan kebanggaan atas prestasi tim nasional.

"Setelah menyanyi untuk Asian Games Opening Ceremony, malam ini kembali di Jakarta Stadium GBK. Saya akan menyanyi untuk Closing Ceremony FIFA ASEAN Cup 2026, bangga sekali saya karena Timnas Indonesia masuk final!"

Momen emosional di panggung

Saat membawakan lagu "Tanah Airku", penampilan Anggun disertai momen emosional. Ia tampak menitikkan air mata, menambah keteguhan suasana bagi penonton yang menyaksikan penutupan turnamen di GBK.

Momen tersebut menutup rangkaian karier panjang Anggun di panggung besar nasional. Kembalinya ia ke GBK menghubungkan awal kariernya di usia muda dengan pencapaian profesional saat ini.

Perjumpaan antara memori masa lalu dan penampilan masa kini memperkuat posisi GBK sebagai panggung penting bagi perjalanan musik Indonesia, terutama bagi artis yang meniti karier sejak era 1990-an.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait