Hiburan

Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober

Bagikan:

Yayasan Madani Kultur Publika akan menggelar Madani Internasional Film Festival 2026: RIMPANG pada 7-11 Oktober 2026 di beberapa lokasi Jakarta. Festival tahun ke-9 ini mengusung tema Rimpang untuk mendorong kolaborasi lintas komunitas dan membuka ruang pertemuan yang lebih luas.

Tema dan filosofi Rimpang

Panitia memilih Rimpang sebagai metafora karena sifatnya yang menyebar dan tidak linear. Direktur Madani Festival 2026, Ahmad Rifki, menjelaskan filosofi itu sebagai landasan kegiatan.

"Tahun ini melalui tema Rimpang, kami ingin berkolaborasi lebih jauh bersama berbagai komunitas yang ada di sekitar kita. Kami tidak sekadar mengumpulkan komunitas, tetapi juga ingin menjalar bersama untuk menghadirkan gagasan yang saling menguatkan bagi masyarakat,"

Ia menambahkan bahwa pola pertumbuhan rimpang seperti jahe dan kunyit berbeda dari akar tunggang pada pohon. Karakter rimpang itu menjadi simbol untuk membangun ruang yang terbuka dan tidak terpaku struktur tertentu.

Lokasi dan program

Festival akan berlangsung di beberapa lokasi utama Jakarta. Penyelenggara menyiapkan program yang melampaui layar, memadukan film dengan pertunjukan, musik, dan pertukaran gagasan.

  • Epicentrum XXI
  • Metropole XXI
  • Taman Ismail Marzuki (TIM)
  • Ruang Komunitas (lokasi komunitas setempat)

Dengan format yang diperluas, Madani tetap mempertahankan identitasnya sebagai festival film, namun memberi ruang lebih besar bagi pertunjukan dan pertemuan antar komunitas.

Tujuan dan harapan penyelenggara

Board Madani Festival, Inayah Wahid, menyatakan bahwa tema dipilih karena potensi menjalar dan bersinggungan dengan banyak pihak. Kolaborasi dinilai penting untuk menggabungkan kekuatan serta kontribusi beragam komunitas.

"Kami berharap cahaya bisa menjalar ke mana-mana seperti rimpang, selalu membawa kegembiraan dan bersinggungan dengan banyak pihak bersama. Dari pertemuan itu, kami berharap lahir kolaborasi yang membuat Madani menjadi ruang aman bagi siapapun,"

Madani ingin menjadi ruang aman saat menghadapi situasi tegang. Festival diharapkan membantu masyarakat tetap waras, sadar, dan terhubung melalui pertemuan yang positif.

Penutup

Penyelenggaraan ke-9 ini menunjukkan transformasi Madani dari festival film murni menjadi platform lintas komunitas. Dengan tema Rimpang, penyelenggara berharap energi kolaboratif festival dapat menyebar dan mendorong dialog sosial, politik, dan ekonomi di masyarakat.

Tiara Permata
Penulis
Tiara Permata

Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.

Berita Terkait