Olivia Pilih Isyana untuk Lagu Pancasila Beraransemen Orkestra
Produser Olivia Zallianty memilih Isyana Sarasvati untuk membawakan lagu Pancasila dengan aransemen orkestra. Keputusan diumumkan dalam wawancara pada Minggu, 4 Oktober 2026. Olivia mengatakan pemilihan didasari kecocokan karakter vokal serta harapan menjangkau generasi muda.
Alasan pemilihan Isyana
Olivia menyebut karakter vokal Isyana yang kuat dan berlatar belakang opera cocok untuk konsep musik orkestra. Menurutnya, kualitas teknis itu penting untuk menjaga nuansa musikal karya yang memuat nilai kebangsaan.
"Pertimbangan pertama tentu suaranya, karena konsep musik ini mengusung orkestra dan opera. Isyana memiliki latar belakang opera, sehingga karakter vokalnya sangat cocok dengan kebutuhan lagu Pancasila,"
Selain aspek vokal, Olivia melihat Isyana punya daya tarik luas, khususnya di kalangan muda. Kehadiran penyanyi itu diharapkan memperluas jangkauan pendengar dan mendekatkan pesan Pancasila lewat musik.
Proses kreatif dan eksplorasi genre
Proses kreatif lagu ini berjalan panjang dan melibatkan banyak alternatif aransemen. Tim produksi mengeksplorasi beragam gaya musik sebelum memilih versi orkestra sebagai produksi musik video pertama.
"Kami membuat beberapa aransemen dengan genre berbeda, termasuk hip-hop dan dangdut. Namun, untuk produksi musik video pertama, kami memilih versi orkestra karena ingin menjaga marwah Pancasila,"
Eksplorasi genre dilakukan untuk menemukan format yang paling efektif menyampaikan pesan kebangsaan tanpa kehilangan rasa hormat terhadap simbol negara. Pilihan orkestra dipandang mampu memberi bobot dan khidmat pada lagu.
Keterlibatan akademik dan pemangku kebijakan
Sebelum produksi, tim mengumpulkan masukan dari tokoh dan pemangku kebijakan. Diskusi formal juga berlangsung dalam forum akademik dan focus group discussion bersama sejumlah profesor.
- Diskusi akademik di beberapa perguruan tinggi, termasuk Universitas Pancasila di Jakarta dan Solo.
- Forum kelompok untuk menguji konsep musikal dan dampaknya pada pemahaman Pancasila.
"Perjalanan ini cukup panjang, bahkan sempat terhenti sekitar satu tahun. Kami melakukan diskusi akademik terlebih dahulu sebelum akhirnya memutuskan Pancasila dikemas dalam aransemen orkestra,"
Respons dari forum diskusi relatif positif. Olivia menyebut dukungan dari kementerian terkait turut membantu mewujudkan produksi musik video sebagai medium penyebaran pesan kebangsaan.
Harapan dan dampak
Olivia berharap karya ini menjadi jembatan untuk mengenalkan nilai-nilai Pancasila secara lebih dekat dan menyenangkan. Ia ingin musik tidak sekadar menghibur, tetapi juga membangkitkan pemahaman dan pengamalan nilai dasar negara, terutama di kalangan generasi muda.
Catatan: Proyek ini menempatkan aransemen orkestra sebagai bentuk penghormatan terhadap marwah Pancasila sekaligus strategi untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Madani Film Festival 2026 Usung Tema Rimpang, Digelar 7-11 Oktober
Madani Internasional Film Festival 2026 bertema Rimpang digelar 7-11 Oktober di Jakarta, mendorong kolaboras...
Song Kang dan Kim Sohyun Reuni di Drakor 'White Scandal'
Song Kang dan Kim Sohyun dipastikan reuni sebagai pemeran utama drama MBC 'White Scandal', adaptasi webtoon...
DKJ Imbau Warga Waspada Pembelian Tiket 'Orchestra Experience'
DKJ mengimbau warga berhati-hati membeli tiket 'Orchestra Experience' setelah laporan dan pembatalan mendada...
Lee Jae Wook Bintangi Dead-End Job, Tayang 30 Oktober 2026
Lee Jae Wook membintangi serial Netflix Dead-End Job, tentang pekerja paruh waktu yang menerima tawaran berb...
Serial Fast & Furious Tayang 2028, Vin Diesel Jadi Produser
Peacock setujui serial Fast & Furious tayang 2028; Vin Diesel akan menjadi produser eksekutif dan proyek ber...
Winky, Afgan, Maxime Rilis Single 'AURA' Berbalut Funk dan Dance
Winky Wiryawan, Afgan, dan Maxime Bouttier merilis single AURA, lagu funk-dance hasil jamming yang bertujuan...