Pasar Murah Aceh Tekan Inflasi, Paket Rp203 Ribu per Keluarga
Pasar Murah digelar Pemerintah Aceh pada Kamis (21/5) untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. Kegiatan berlangsung di halaman Masjid Jami' Lueng Bata dan serentak di 23 kabupaten/kota se-Aceh.
Tujuan dan efektivitas
Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir menegaskan kegiatan ini bertujuan menekan inflasi sekaligus memberi akses bahan pokok dengan harga terjangkau. Menurutnya, menjaga dua faktor itu sekaligus akan membantu menahan laju kenaikan harga.
Pasar Murah digelar oleh Pemerintah Aceh untuk menjaga stabilitas harga dan meningkatkan daya beli masyarakat. Jika dua faktor ini mampu kita jaga, maka secara bersamaan kita mampu menekan inflasi
Dia menambahkan, menjelang hari besar seperti Idul Fitri dan Idul Adha, permintaan barang naik sehingga harga cenderung meningkat. Oleh karena itu pemerintah menyediakan alternatif pasokan melalui pasar murah.
Kenaikan harga jelang Hari Raya bukan semata karena ada oknum pedagang nakal, tetapi memang stok barang kebutuhan pokok terbatas, sementara itu permintaan meningkat karena persiapan menyambut Hari Raya
Paket yang disediakan dan harga
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh, T Adi Darma, menjelaskan Disperindag bekerja sama dengan Bulog Divre Aceh untuk menyediakan paket kebutuhan pokok. Paket itu dijual dengan harga terjangkau agar menjangkau rumah tangga berpenghasilan rendah.
Kita menggelar Pasar Murah ini serentak di 23 kabupaten dan kota. Hanya dengan Rp203 ribu, masyarakat sudah bisa menebus 1 sak beras premium 10 kg, 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng dan 1 papan telur ayam
Rincian paket yang ditawarkan antara lain:
- 1 sak beras premium 10 kg
- 2 kg gula pasir
- 2 liter minyak goreng
- 1 papan telur ayam
Respons masyarakat dan peninjauan
Dalam kunjungan di Masjid Jami' Lueng Bata, Marlina ditemani Kepala Disperindag Aceh. Mereka juga meninjau Pasar Murah di Kantor Camat Peukan Bada, Aceh Besar.
Sejumlah masyarakat yang saya temui tadi mengaku senang dengan digelarnya kegiatan ini, karena mereka bisa membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dari harga pasar
Selanjutnya, Marlina bersama Ketua TP PKK Aceh Besar Rita Maya Sari berinteraksi langsung dengan warga yang sedang mengantri. Antrean menunjukkan adanya kebutuhan nyata terhadap paket murah menjelang hari raya.
Implikasi dan langkah ke depan
Pasar Murah dinilai sebagai langkah cepat untuk meredam inflasi jangka pendek saat permintaan melonjak. Namun, penguatan pasokan dan distribusi perlu terus dilakukan agar ketersediaan barang stabil sepanjang tahun.
Upaya serupa direncanakan berkelanjutan menjelang hari-hari besar berikutnya untuk menjaga akses harga terjangkau bagi masyarakat rentan.
Berita Terkait
Ketua Dekranasda Sumbang 3 Canting Batik dan 1 Mesin Tenun di Aceh Besar
Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Muzakir, menyumbang tiga canting batik dan satu mesin tenun untuk pengrajin b...
43 CPNS Kemenag Nagan Raya Dilantik Jadi PNS
Sebanyak 43 CPNS Kemenag Nagan Raya dilantik menjadi PNS oleh Menag Nasaruddin Umar pada 21 Mei; mayoritas a...
Pemadaman Listrik Sumatera: PLN Periksa Jaringan Setelah Padam 23 Mei
Seluruh Sumatera padam listrik Jumat 23/5 pukul 18.45 WIB. PLN Sumut kerahkan tim teknis untuk pemeriksaan d...
Ibadah Qurban: Makna Spiritual dan Sosial di Aceh Besar
Tgk Tarmizi: qurban adalah sarana membersihkan jiwa dan memperkuat solidaritas sosial, disampaikan pada khut...
Posyandu Aceh Dukung Target Vaksinasi dan IDL, Cakupan 34%
Ketua TP Posyandu Aceh dukung upaya Kemenkes tingkatkan vaksinasi dan IDL; cakupan Aceh saat ini 34% dan tar...
Listrik Padam di RS Royal Prima Medan, Pasien Oksigen Terdampak
Pemadaman listrik di RS Royal Prima Medan Jumat malam membuat pasien yang butuh oksigen terdampak; genset di...