ASAG Minta Menteri ESDM Cabut Izin Tambang di Beutong Ateuh
Apooni Senior Awak Gampong (ASAG) meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mencabut seluruh izin dan aktivitas pertambangan di kawasan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya. Pernyataan itu disampaikan Ketua ASAG Saiful Bahri saat mengajak warga menolak tambang, Jumat (22/5), menyusul keluarnya sejumlah izin baru yang dinilai mengancam lingkungan dan keselamatan masyarakat pasca-bencana besar akhir November 2025.
Tuntutan ASAG dan perusahaan yang disorot
ASAG menegaskan penolakan terhadap semua bentuk eksploitasi hutan di Beutong. Organisasi masyarakat adat itu menyoroti beberapa perusahaan yang mendapat atau mengajukan izin di kawasan tersebut.
- PT Alam Cempaka Wangi (ACW)
- PT Hasil Bumi Sembada (HMS)
- PT Bumi Mentari Energi (BME)
- Perusahaan lain yang beroperasi maupun yang direncanakan masuk ke kawasan Beutong
| Perusahaan | Status/Izin | Luas (hektare) | Komoditas |
|---|---|---|---|
| PT Hasil Bumi Sembada (HMS) | Rencana eksplorasi | 2.432,82 | - |
| PT Alam Cempaka Wangi (ACW) | Izin Usaha Pertambangan (IUP) eksplorasi | 1.860,75 | tembaga |
| Keputusan DPMPTSP Aceh | Nomor 540/DPMPTSP/05/IUP-EKS./2026 (salah satu IUP yang dipersoalkan) | 1.820,00 | tembaga |
Saiful menyebut izin-izin itu diterbitkan dengan berbagai pertimbangan administrasi dan teknis, termasuk permohonan perusahaan, telaahan teknis Dinas ESDM Aceh, serta rekomendasi pemerintah kabupaten. Namun, masyarakat menilai penerbitan izin di tengah pemulihan pasca-bencana menimbulkan keresahan baru.
"Mari bersatu untuk menolak seluruh bentuk aktivitas pertambangan di kawasan hutan Beutong Ateuh Banggalang,"
Kondisi pasca-bencana dan dampak sosial
Menurut ASAG, masyarakat Beutong masih trauma setelah bencana besar akhir November 2025 yang menghancurkan dua desa. Banyak korban belum pulih sepenuhnya, hunian sementara belum layak ditempati, dan hunian tetap belum terealisasi. Kondisi ini, kata Saiful, membuat izin tambang baru semakin memicu kecemasan warga.
"Yang sangat kami sesalkan, di saat masyarakat sedang menghadapi dampak bencana, justru muncul izin-izin tambang baru. Ini membuat masyarakat kembali merasa terancam,"
Desakan kepada DPR, DPRA, dan Presiden
ASAG meminta anggota DPR RI Dapil Aceh I dan anggota DPRA Dapil 10 di Komisi I untuk menyurati Menteri ESDM demi pencabutan izin tambang di wilayah terdampak. Kelompok adat juga meminta Presiden agar memerintahkan pencabutan izin perusahaan tambang yang berada pada zona bencana.
Saiful menegaskan, masyarakat tidak menolak investasi sepanjang memberi manfaat bagi rakyat dan tidak mengancam lingkungan. Namun, menurutnya, berinvestasi di tengah bencana dan di kawasan yang belum pulih merupakan tindakan yang tidak dapat diterima.
"Jangan coba-coba jual Beutong ke asing. Keselamatan masyarakat dan kelestarian alam Beutong harus menjadi prioritas utama,"
ASAG menuntut tindakan cepat dari pemerintah pusat dan daerah untuk melindungi warga dan ekosistem Beutong, serta menghentikan penerbitan izin yang dinilai memperparah krisis pasca-bencana.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Bupati Muharram Pimpin Rapat OPD Aceh Besar untuk Perkuat Koordinasi
Bupati Muharram Idris pimpin rapat OPD Aceh Besar pada 5 Oktober 2026 untuk perkuat koordinasi, evaluasi pro...
Plt Bupati Langkat Tekankan Pendidikan Berkualitas, Tolak Putus Sekolah
Plt Bupati Langkat minta tak ada anak putus sekolah dan dukung rangkaian HUT ke-81 PGRI yang berisi seminar...
Aceh Besar Godok Ranperbup Pageu Gampong untuk Perkuat Keamanan
Aceh Besar sedang menggodok Ranperbup Pageu Gampong untuk memberi payung hukum dan memperkuat peran gampong...
Bupati Batubara Hadiri HUT ke-81 TNI di Belawan dan Kisaran
Bupati dan Wabup Batubara hadiri HUT ke-81 TNI di Belawan dan Kisaran, mengapresiasi pengabdian TNI dan mene...
Medan Dorong Penganggaran Vaksin Rabies Demi Target Bebas 2030
Pemko Medan diminta menyiapkan anggaran vaksin rabies untuk mewujudkan target bebas rabies 2030 dan memperku...
Muspika Lhoknga Hadiahi Danramil Tumpeng Rayakan HUT TNI ke-81
Muspika Lhoknga berikan tumpeng kepada Danramil 03 Lhoknga pada HUT TNI ke-81 untuk memperkuat sinergi dan k...