10 Masjid Bersejarah dan Megah di Kota Medan
Di Kota Medan terdapat sejumlah masjid yang punya arsitektur megah dan catatan sejarah panjang. Berikut rangkuman 10 masjid bersejarah, lokasi, tahun berdiri, serta ciri khasnya yang masih dapat dikunjungi hari ini.
- Masjid Raya Al-Mashun Medan
- Masjid Lama Gang Bangkok
- Masjid Ghaudiyah Medan
- Masjid Al-Osmani
- Masjid Baiduzzaman
- Masjid Jamik
- Masjid Al-Jihad
- Masjid Taufiqiyah
- Masjid As-Sa'adah Medan Maimun
- Masjid Jami’ Medan Perjuangan
Masjid Raya Al-Mashun Medan
Terletak di Jalan Sisingamangaraja, masjid ini dibangun antara 1906 dan 1909. Gaya arsitekturnya merupakan gabungan Timur Tengah, India, dan Spanyol. Bangunan utama berbentuk segi delapan dengan sayap di keempat arah.
Masjid Lama Gang Bangkok
Masjid ini berdiri sejak 1874 di Jalan Mesjid, Kelurahan Kesawan. Ornamen dan bentuk atapnya menunjukkan pengaruh multi-etnis; atapnya tidak berbentuk kubah, melainkan mirip gaya kelenteng China.
Masjid Ghaudiyah Medan
Berada di Jalan KH. Zainul Arifin, Petisah Tengah, masjid ini didirikan oleh Yayasan India Muslim pada 1908. Pembiayaan awal bersumber dari infak, sedekah, serta swasembada dan swakelola.
Di belakang masjid masih terlihat komplek pemakaman etnis India Muslim sebagai bukti sejarah komunitas itu.
Masjid Al-Osmani
Masjid ini pertama kali dibangun pada 1854 oleh Sultan Osman Perkasa Alam, Raja Deli ketujuh. Awalnya terbuat dari kayu, dan kemudian dipermanenkan pada masa pemerintahan anaknya, Sultan Mahmud Perkasa Alam.
Lokasinya di Jalan Kol Yos Sudarso, Km. 19,5, Labuhan, Medan Labuhan.
Masjid Baiduzzaman
Terletak di Jalan Asam Kumbang, Medan Sunggal, masjid ini didirikan sejak 1885. Pendiri yang tercatat adalah Datuk Badiuzzaman Surbakti, Raja Sunggal.
Salah satu catatan menarik: pembangunan masjid ini menggunakan putih telur sebagai pengganti semen.
Masjid Jamik
Dibangun pada 1887, Masjid Jamik berada di Jalan Taruma, tidak jauh dari Masjid Ghaudiyah. Pendirian masjid juga terkait dengan Yayasan India Muslim, dan berdiri di atas tanah wakaf Sultan Deli.
Luas tanah sekitar 5.407 m2.
Masjid Al-Jihad
Didirikan pada 1958 di Jalan Abdullah Lubis, masjid ini memiliki luas 8.677 m2 dan kapasitas sekitar 2.000 jamaah. Pendirinya adalah 17 orang pendiri yayasan.
Masjid sering menjadi pusat kajian keislaman dan dakwah di Medan.
Masjid Taufiqiyah
Dibangun oleh komunitas Tamil pada awal abad ke-20, masjid ini menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial bagi warga keturunan India Muslim. Bangunannya sederhana namun menyimpan nilai sejarah komunitas Tamil-Muslim di Medan.
Masjid As-Sa'adah Medan Maimun
Terletak di Tj. Mulia, Kecamatan Medan Deli, masjid ini dekat Istana Maimun dan menjadi bagian kawasan Kesultanan Deli. Meski tampak sederhana, masjid ini memiliki nilai historis tinggi sebagai tempat ibadah keluarga kerajaan.
Masjid Jami’ Medan Perjuangan
Masjid tua ini dibangun pada masa kolonial dan pernah menjadi lokasi penting bagi gerakan sosial dan keagamaan. Alamatnya di Jl. Prof. H. M. Yamin No.51, Sei Kera Hilir II, Medan Perjuangan.
Masjid masih aktif sebagai pusat kegiatan masyarakat sekitar hingga sekarang.
Untuk mengunjungi masjid-masjid tersebut, Anda dapat mengecek rute melalui Google Maps pada smartphone.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tgk Marbawi Yusuf: Makna Kemerdekaan Sejati bagi Umat Islam
Tgk. Marbawi Yusuf menyampaikan khutbah Jumat di Aceh Besar, mengajak umat memahami kemerdekaan sejati sebag...
Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh Rugikan Negara Rp1 Triliun
Penyalahgunaan BBM subsidi di Aceh diperkirakan merugikan negara Rp1 triliun/tahun; satgas dibentuk untuk me...
BKKBN Sumut Luncurkan Pemutakhiran Data Keluarga SIGA di Simalungun
BKKBN Sumut meluncurkan pemutakhiran Data Keluarga SIGA 2026 di Simalungun untuk memastikan data akurat seba...
Dua Pasien Keracunan di Berastagi Masih Dirawat, Satu Dipulangkan
Tiga pasien diduga keracunan di Berastagi membaik; satu dipulangkan, dua masih dirawat dan dipantau RSU Haji...
Aktivis: P3-TGAI Belum Selesaikan Masalah Irigasi di Aceh Tenggara
Aktivis menilai P3-TGAI 2026 belum menjangkau semua lahan irigasi di Aceh Tenggara, meski ada 247 lokasi yan...
Benny Sinomba Turun Jabatan: Dari Kepala Dinas Jadi Staf Pemprov
Benny Sinomba, kerabat Gubernur Bobby Nasution, dicopot dari jabatan kepala dinas dan kini berstatus staf Pe...