Bus Listrik Medan: Rute, Jadwal, dan Titik Pemberhentian Lima Koridor
Medan kini mengoperasikan puluhan bus listrik sebagai bagian layanan angkutan perkotaan. Mulai aktif saat ini, layanan terbagi dalam lima koridor utama untuk mendukung mobilitas warga dari pagi hingga malam.
Koridor dan rute
Operasional bus listrik di Medan terbagi menjadi lima koridor yang menjangkau wilayah selatan, utara, pinggiran, dan titik transit kereta. Berikut rute yang aktif melayani penumpang:
- Koridor 1 (K1): Amplas – Pinang Baris. Menghubungkan Terminal Amplas dengan Terminal Pinang Baris.
- Koridor 2 (K2): JCity – Plaza Medan Fair. Rute yang cocok untuk akses kawasan perumahan ke pusat perbelanjaan.
- Koridor 3 (K3): Belawan – Lapangan Merdeka. Menghubungkan Pelabuhan Belawan dengan pusat kota, sekitar 26 kilometer.
- Koridor 4 (K4): Tuntungan – Lapangan Merdeka. Melayani wilayah pinggiran menuju pusat aktivitas kota.
- Koridor 5 (K5): Stasiun Bandar Khalipah – Lapangan Merdeka. Memfasilitasi perpindahan moda dari kereta api ke angkutan bus.
Jadwal operasional
Jam layanan dirancang mencakup jam sibuk pagi hingga malam hari. Rincian jam operasional per koridor sebagai berikut:
- K1 (Amplas – Pinang Baris): 05:00 WIB – 22:25 WIB.
- K2 (JCity – Plaza Medan Fair): 05:00 WIB – 22:22 WIB.
- K3 (Belawan – Lapangan Merdeka): 05:00 WIB – 22:26 WIB.
- K4 (Tuntungan – Lapangan Merdeka): 05:30 WIB – 22:33 WIB.
- K5 (Stasiun Bandar Khalipah – Lapangan Merdeka): 05:00 WIB – 22:30 WIB.
Titik pemberhentian dan mekanisme transit
Halte tersebar di banyak lokasi strategis. Halte Lapangan Merdeka bertindak sebagai pusat transit antar-koridor. Di halte ini, penumpang diarahkan mengantri pada Pintu 1, Pintu 2, atau Pintu 3 sesuai rute tujuan.
Pada rute K3, bus melewati sekitar 28 halte, termasuk Halte Putri Hijau, Gelugur, Brayan, Simpang Kayu Putih, Titipapan, Stasiun Belawan Dua, dan Pasar Belawan. Durasi berhenti tiap halte rata-rata singkat, yaitu 1–2 menit, untuk menjaga ketepatan jadwal.
Dampak layanan dan ketersediaan
Layanan bus listrik diharapkan memudahkan akses pekerja, pelajar, dan wisatawan dari berbagai moda transportasi. Dengan jam operasi panjang, penumpang memiliki opsi transportasi yang andal dari pagi hingga malam.
Ke depan, perluasan koridor dan penambahan frekuensi bisa meningkatkan cakupan layanan dan menurunkan waktu tunggu di halte.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Tgk Marbawi Yusuf: Makna Kemerdekaan Sejati bagi Umat Islam
Tgk. Marbawi Yusuf menyampaikan khutbah Jumat di Aceh Besar, mengajak umat memahami kemerdekaan sejati sebag...
Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh Rugikan Negara Rp1 Triliun
Penyalahgunaan BBM subsidi di Aceh diperkirakan merugikan negara Rp1 triliun/tahun; satgas dibentuk untuk me...
BKKBN Sumut Luncurkan Pemutakhiran Data Keluarga SIGA di Simalungun
BKKBN Sumut meluncurkan pemutakhiran Data Keluarga SIGA 2026 di Simalungun untuk memastikan data akurat seba...
Dua Pasien Keracunan di Berastagi Masih Dirawat, Satu Dipulangkan
Tiga pasien diduga keracunan di Berastagi membaik; satu dipulangkan, dua masih dirawat dan dipantau RSU Haji...
Aktivis: P3-TGAI Belum Selesaikan Masalah Irigasi di Aceh Tenggara
Aktivis menilai P3-TGAI 2026 belum menjangkau semua lahan irigasi di Aceh Tenggara, meski ada 247 lokasi yan...
Benny Sinomba Turun Jabatan: Dari Kepala Dinas Jadi Staf Pemprov
Benny Sinomba, kerabat Gubernur Bobby Nasution, dicopot dari jabatan kepala dinas dan kini berstatus staf Pe...