KOWANI Dorong Hilirisasi Singkong untuk Perkuat Ekonomi Perempuan
Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) mendorong hilirisasi singkong sebagai penggerak ekonomi perempuan dan penguatan ketahanan pangan nasional lewat pengembangan inovasi produk dari hulu hingga hilir. Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, dalam keterangan tertulis pada Selasa, 11 Agustus 2026, sebagai bagian dari program nasional untuk meningkatkan nilai tambah singkong dan membuka akses pasar.
KOWANI luncurkan tantangan inovasi
KOWANI menggagas KOWANI Cassava Innovation Challenge 2026–2028 dengan tema "Dari Singkong Menjadi Nilai Tambah untuk Indonesia". Kompetisi ini dirancang untuk memacu inovasi di bidang pangan, bioteknologi, industri, dan kewirausahaan berbasis singkong.
Menurut Nannie, ajang tersebut bertujuan menghasilkan produk yang siap dikembangkan secara komersial, bukan sekadar penghargaan. Proses seleksi akan mengutamakan potensi skala usaha dan keberlanjutan.
Inkubasi, sertifikasi, dan akses pembiayaan
KOWANI menegaskan bahwa produk unggulan dari kompetisi tidak berhenti pada penghargaan. Mereka akan diarahkan masuk ke proses inkubasi dan mendapatkan sertifikasi yang diperlukan untuk masuk pasar modern dan ekspor.
Organisasi ini juga membuka akses pembiayaan dan peluang kemitraan usaha untuk pelaku inovasi. Langkah ini dimaksudkan agar keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan lebih terjamin.
Bangun ekosistem dari petani hingga pasar
KOWANI menargetkan pembentukan ekosistem yang menghubungkan petani, perempuan pelaku usaha, koperasi, perguruan tinggi, industri, dan jaringan pasar nasional serta internasional. Pendekatan ini diharapkan menciptakan rantai nilai yang berkelanjutan bagi singkong.
"Singkong jangan berhenti sebagai bahan mentah. KOWANI ingin membangun ekosistem dari petani, perempuan, UMKM, koperasi, perguruan tinggi, industri, hingga pasar nasional dan internasional,"
Kolaborasi dan proyek percontohan
Gerakan hilirisasi ini akan diperkuat lewat kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, koperasi, dan organisasi perempuan. KOWANI juga menyiapkan proyek percontohan desa serta roadmap hilirisasi singkong untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dengan proyek percontohan, KOWANI berharap transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dapat berlangsung langsung di tingkat desa. Model ini diharapkan memudahkan replikasi di wilayah lain.
Dampak bagi ekonomi perempuan dan ketahanan pangan
KOWANI melihat singkong sebagai komoditas strategis yang berpotensi menjadi produk pangan sehat bernilai tambah dan berdaya saing industri. Pengolahan hilir yang lebih kuat diperkirakan akan meningkatkan pendapatan perempuan pelaku usaha dan memperluas lapangan kerja di sektor agribisnis.
Ke depan, KOWANI akan terus mendorong pemangku kepentingan untuk mengintegrasikan kebijakan, riset, dan pendanaan guna memastikan hilirisasi singkong berdampak nyata pada kesejahteraan perempuan dan ketahanan pangan nasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Gempa 5,8 Magnitudo Guncang Aceh Jaya, Pusat 65 km Barat Calang
Gempa magnitudo 5,8 mengguncang Aceh Jaya pada 4 Okt 2026 pukul 06.37 WIB; BMKG catat kedalaman 26 km dan pu...
ATR/BPN Percepat Layanan Pertanahan, Target Bebas Pungli
ATR/BPN mempercepat layanan pertanahan sejak 17 Agustus 2026 lewat pengukuran terjadwal dan peralihan hak te...
BMKG: 12 Daerah Berpotensi Hujan Lebat pada 4 Oktober 2026
BMKG memperkirakan 12 wilayah berpotensi hujan lebat pada 4 Okt 2026, dipicu gelombang atmosfer dan penguata...
Baznas Lindungi 100 Ribu Pekerja Rentan lewat JSB 2026
Baznas meluncurkan JSB 2026 untuk mengasuransikan 100.000 pekerja rentan dengan kepesertaan BPJS Ketenagaker...
Hari ke-21 SAR KM Virgo: 188 Dievakuasi, 55 Masih Dicari
Hari ke-21 SAR KM Virgo: 188 korban dievakuasi (108 selamat, 80 meninggal), 55 orang masih dicari dari manif...
Basarnas Kerahkan 1.200 Personel SAR, Operasi KM Virgo Hari ke-21
Basarnas kerahkan lebih dari 1.200 personel SAR dalam operasi hari ke-21 untuk mencari korban KM Virgo Trans...