BMKG: 12 Daerah Berpotensi Hujan Lebat pada 4 Oktober 2026
BMKG memperkirakan 12 daerah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat pada Minggu, 4 Oktober 2026. Perubahan ini dipicu oleh aktivitas gelombang atmosfer, pengaruh Monsun Australia yang menguat, dan kondisi suhu muka laut yang relatif hangat.
Penyebab: gelombang atmosfer dan Monsun
BMKG menyebutkan beberapa fenomena atmosfer menjadi pendorong hujan. Gelombang Rossby Ekuatorial diprakirakan aktif melintasi sebagian wilayah Sumatra. Sementara Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sebagian Sumatra bagian tengah, Kalimantan bagian utara, Sulawesi bagian utara, dan Maluku Utara.
Penguatan Monsun Australia juga tercatat dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini meningkatkan aliran timuran di bagian selatan Indonesia dan cenderung membatasi suplai uap air. Namun, BMKG menegaskan pengaruh gelombang atmosfer dan suhu muka laut hangat masih dapat memicu hujan lokal.
Interaksi faktor-faktor tersebut dapat memicu hujan secara lokal. Meskipun secara umum penguatan Monsun Australia masih mendukung kondisi yang relatif lebih kering di Indonesia bagian selatan.
Daerah yang berpotensi hujan lebat
BMKG menyebut ada 12 wilayah berisiko hujan lebat pada hari itu. Dari jumlah tersebut, beberapa provinsi yang diperkirakan berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat adalah:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Jawa Barat
Detail nama 12 wilayah lengkap dipantau BMKG dan dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer.
Prakiraan curah hujan per dasarian
Untuk Dasarian I Oktober 2026, BMKG memperkirakan kondisi relatif kering mendominasi. Rincian prakiraan curah hujan nasional adalah sebagai berikut:
- Sekitar 79,65% wilayah diperkirakan mengalami curah hujan kategori rendah (0–50 mm per dasarian).
- Sekitar 19,99% wilayah mengalami curah hujan kategori menengah (50–150 mm per dasarian).
- Hanya sekitar 0,36% wilayah diprakirakan masuk kategori tinggi (150–300 mm per dasarian).
BMKG mengingatkan kondisi kering berpotensi berlanjut, terutama di wilayah yang sebelumnya mengalami periode tanpa hujan berkepanjangan.
Ancaman angin kencang dan imbauan
Selain hujan lebat lokal, BMKG juga memperingatkan potensi angin kencang di beberapa wilayah. Provinsi yang tercatat berisiko termasuk:
- Banten
- Jawa Timur
- Maluku Utara
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Utara
- Papua Pegunungan
- Papua Selatan
Warga di daerah berisiko disarankan memantau peringatan dini dan menyiapkan langkah mitigasi, seperti memastikan saluran air bersih dan mengamankan barang berisiko terbang.
BMKG akan terus memperbarui prakiraan sesuai perkembangan atmosfer. Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi untuk langkah tanggap yang lebih tepat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Baznas Lindungi 100 Ribu Pekerja Rentan lewat JSB 2026
Baznas meluncurkan JSB 2026 untuk mengasuransikan 100.000 pekerja rentan dengan kepesertaan BPJS Ketenagaker...
Hari ke-21 SAR KM Virgo: 188 Dievakuasi, 55 Masih Dicari
Hari ke-21 SAR KM Virgo: 188 korban dievakuasi (108 selamat, 80 meninggal), 55 orang masih dicari dari manif...
Basarnas Kerahkan 1.200 Personel SAR, Operasi KM Virgo Hari ke-21
Basarnas kerahkan lebih dari 1.200 personel SAR dalam operasi hari ke-21 untuk mencari korban KM Virgo Trans...
55 Korban Hilang, Basarnas Lanjutkan Operasi SAR KM Virgo
Basarnas melanjutkan operasi SAR KM Virgo pada hari ke-21 untuk mencari 55 korban hilang; operasi disesuaika...
Kalaksa BPBD Jatim: 90%+ Karhutla Dipicu Aktivitas Manusia
BPBD Jatim: lebih dari 90% karhutla dipicu aktivitas manusia; kelalaian kecil seperti puntung rokok bisa mem...
BPBD: Semua Titik Api Karhutla di Jatim Sudah Padam
BPBD Jawa Timur memastikan semua titik api karhutla telah padam, namun pemantauan titik panas melalui SiPong...