55 Korban Hilang, Basarnas Lanjutkan Operasi SAR KM Virgo
Basarnas melanjutkan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 pada hari ke-21, Sabtu, 3 Oktober 2026, di perairan Kalimantan. Tim masih mencari dan mengevakuasi 55 korban yang tercatat hilang dari manifes. Operasi tidak ditutup, tetapi pelaksanaannya disesuaikan berdasarkan wilayah kerja tiga Kantor SAR.
Operasi SAR tetap berjalan
Kepala Basarnas Mohammad Syafii menegaskan operasi tidak dihentikan. Pencarian dilanjutkan dengan harapan masih ada korban yang dapat ditemukan dan dievakuasi.
Operasi SAR tidak dihentikan, tidak ditutup, karena kita masih meyakini bahwa mudah-mudahan di dalam kapal ini masih ada korban-korban yang bisa nanti kita evakuasi. Dan kita serahkan kepada keluarga dalam kondisi terhormat.
Koordinasi dan penyesuaian wilayah
Pelaksanaan operasi disesuaikan dan dibagi menurut wilayah kerja tiga Kantor SAR: Banjarmasin (Kalsel), Palangka Raya (Kalteng), dan Pontianak (Kalbar). Meski ada penyesuaian personel, posko utama di Banjarmasin tetap berfungsi sebagai pusat penyelenggaraan.
Yang berubah adalah penyesuaian terkait dengan mungkin jumlah personel, tapi unsur-unsurnya saya rasa tidak akan mengalami perubahan,
Syafii juga memastikan unsur gabungan tetap terlibat, termasuk kesyahbandaran, TNI, Polri, dan pihak operator kapal.
Perkembangan korban
Hingga Sabtu pukul 22.00 WITA, Basarnas mencatat perkembangan evakuasi korban berdasarkan manifes KM Virgo Transport 8. Total manifes tercatat 243 orang.
| Kondisi | Jumlah |
|---|---|
| Ditemukan (selamat) | 108 |
| Ditemukan (meninggal) | 80 |
| Masih dicari | 55 |
| Total manifes | 243 |
Dengan angka tersebut, fokus operasi tetap pada pencarian dan evakuasi 55 orang yang belum ditemukan.
Langkah ke depan
Pemerintah memberi perhatian khusus pada proses pencarian. Basarnas menyatakan akan melakukan operasi maksimal sesuai kondisi lapangan dan koordinasi antarlembaga.
Penyesuaian operasi memungkinkan penempatan sumber daya lebih efektif sesuai zona tanggung jawab. Namun pusat komando di Banjarmasin tetap mengkoordinasikan kegiatan lapangan dan komunikasi dengan keluarga korban.
Operasi SAR akan terus berjalan sampai upaya pencarian dan evakuasi terhadap korban yang hilang selesai atau ada keputusan resmi lain yang diumumkan oleh otoritas terkait.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pelestarian Batik: Wamenperin Dorong Perajin Ikuti Pasar
Wamenperin Faisol Riza mendorong pelestarian batik seiring penguatan perajin agar mampu mengikuti pasar, did...
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...
Mendag: Pangan Bukan Instrumen Tekanan Geopolitik
Mendag Budi Santoso menegaskan pangan tak boleh jadi alat tekanan geopolitik dan mendorong solusi WTO untuk...