USU dan Thailand Perkuat Hilirisasi Ikan Mina Padi Organik
MEDAN — Universitas Sumatera Utara (USU) berkolaborasi dengan Srinakharinwirot University, Thailand, untuk mendorong hilirisasi dan standardisasi produk ikan mina padi organik pada kegiatan Pengabdian Internasional 2026 di Desa Lubuk Bayas, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan dan memberdayakan masyarakat setempat melalui teknologi pangan dan pelatihan praktik.
Program dan sasaran
Kegiatan menyasar ibu-ibu PKK dan petani pembudidaya ikan mina padi. Tujuannya memberi pengetahuan serta keterampilan pengolahan ikan menjadi produk rumah tangga yang lebih praktis, aman, dan bernilai ekonomi. Pendekatan dilakukan lewat penyuluhan dan demonstrasi langsung di lokasi.
Diversifikasi produk
Tim pengabdian memperkenalkan beberapa alternatif produk untuk meningkatkan nilai jual hasil panen. Diversifikasi ini diharap membuka peluang usaha rumah tangga dan UMKM desa.
- Nugget ikan
- Bakso ikan
- Fillet ikan
Praktik pembuatan bakso ikan
Selain materi, peserta juga mengikuti praktik pembuatan bakso ikan skala rumah tangga. Demonstrasi dimulai dari pemilihan bahan hingga proses penyimpanan sehingga peserta bisa langsung mempraktikkan di rumah.
- Pemilihan ikan segar
- Persiapan alat dan bahan
- Penghalusan daging ikan
- Pencampuran tepung tapioka, putih telur, dan bumbu
- Pembentukan adonan
- Perebusan dan penyimpanan
Teknik mutu dan pengendalian sederhana
Peserta diajarkan teknik pengendalian mutu sederhana yang mudah diterapkan di rumah. Materi termasuk penggunaan ikan segar untuk mengurangi bau amis, penggunaan air es untuk tekstur kenyal, dan pengaturan komposisi tepung agar cita rasa ikan tetap dominan.
Tim pengabdian dan mitra internasional
Tim Pengabdian Internasional USU diketuai Prof. Ir. Hotnida Sinaga M.Phil Ph.D, bersama Linda Masniary Lubis STP M.Si dan Wahyu Abdillah ST MT. Kegiatan melibatkan Associate Prof Dr. Ulisa Pachekrepapol dari Srinakharinwirot University sebagai mitra internasional.
Turut hadir pula Dr. Sri Fajar Ayu SP MM dan Patricia Srisere Ikaria Situmorang S.P MP, yang memperkuat sinergi antara pengembangan mina padi organik dan pemberdayaan petani.
Dukungan mahasiswa dan dampak
Mahasiswa Program Studi Agribisnis dan Teknologi Pangan USU ikut mendukung pelaksanaan demonstrasi dan praktik. Keterlibatan mahasiswa juga memperkuat transfer teknologi serta pengalaman lapangan bagi generasi muda kampus.
"Melalui penerapan teknologi pangan yang sederhana dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, hasil ikan mina padi dapat dikembangkan menjadi produk yang aman, bergizi, bernilai jual, serta berpeluang menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga dan kelompok masyarakat,"
— Prof. Hotnida Sinaga
Prospek hilirisasi
Kolaborasi ini diharapkan memperkuat transfer pengetahuan dan membangun kemampuan masyarakat untuk mengolah potensi lokal secara mandiri. Jika berkelanjutan, hilirisasi ikan mina padi organik dapat meningkatkan kesejahteraan petani, pemberdayaan keluarga, dan pertumbuhan usaha produktif berbasis desa.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Siti Aisah Dituntut 10 Tahun Gara-gara Buang Bayi di Medan
Terdakwa Siti Aisah dituntut 10 tahun penjara atas dugaan buang bayi di Medan; jaksa menjeratnya dengan pasa...
Polrestabes Medan Tangkap IRT Bandar Narkoba di Bantaran Sungai Deli
Polrestabes Medan menangkap seorang IRT bandar narkoba di bantaran Sungai Deli setelah dua pria mengaku mend...
Revisi UUPA Dinilai Mengancam Kewenangan Aceh
Prof. Muzakkir menilai revisi UUPA rawan menggerus kewenangan Aceh dan meminta Pemerintah Aceh menelaah draf...
Kejari Langsa Musnahkan BB 18 Perkara, Termasuk 135,31 gram Narkotika
Kejari Langsa memusnahkan BB 18 perkara termasuk 135,3117 gram narkotika pada 13 Agustus, sebagai upaya menc...
DPRD Sumut Umumkan 21 Calon KPID Sumut 2026-2029
DPRD Sumut mengumumkan 21 calon anggota KPID Sumut 2026-2029; masukan publik dibuka 13–28 Agustus 2026 selam...
Inalum Kumpulkan 626 Kantong Donor Darah Jelang HUT RI ke-81
Inalum mengumpulkan 626 kantong darah dari aksi donor di Tanjung Gading dan Paritohan pada 11–12 Agustus 202...