Brimob Gagalkan Pencurian Kabel Tembaga di Medan Labuhan
Medan — Tim Brimob Polda Sumut menggagalkan upaya pencurian kabel tembaga pada Minggu (24/5) dinihari di Desa Helvetia, Kecamatan Medan Labuhan. Aksi itu terjadi saat adanya pemadaman listrik, dan pelaku diamankan saat patroli malam.
Penangkapan saat patroli "Blackout"
Menurut Kepala Satuan Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, personel Batalyon A Pelopor sedang melakukan patroli Blackout untuk memantau titik rawan saat pemadaman listrik. Saat melintas di kawasan Desa Helvetia, petugas melihat seorang pria mencurigakan di suasana gelap.
"Di saat personel melintas di kawasan Desa Helvetia terlihat seorang pria berinisial YP dalam suasana gelap gulita diduga hendak melakukan pencurian kabel tembaga,"
Petugas kemudian bergerak cepat dan mengamankan terduga pelaku di lokasi. Penangkapan berlangsung tanpa insiden besar sehingga situasi di sekitar tetap terkendali.
Tindak lanjut: pemeriksaan di Mapolsek
Usai diamankan, terduga pelaku diserahkan ke Mapolsek Medan Labuhan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan melakukan klarifikasi terhadap dugaan pencurian dan mengumpulkan bukti di lokasi.
Langkah ini bertujuan memastikan proses hukum berjalan transparan dan sesuai prosedur. Sampai berita ini ditulis, perkembangan hasil pemeriksaan belum diumumkan secara rinci.
Peran Brimob saat pemadaman listrik
Rantau menilai keberhasilan patroli dinihari itu menunjukkan kesiapsiagaan dan dedikasi personel Brimob dalam menjaga keamanan. Kehadiran patroli dianggap penting saat kondisi gelap untuk mencegah tindak kejahatan.
"Keberhasilan patroli menjelang fajar ini menjadi bukti nyata kesiapsiagaan dan dedikasi personel Brimob dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dengan semangat pengabdian tanpa lelah Brimob hadir sebagai garda terdepan yang memastikan rasa aman tetap terjaga bahkan saat kota masih terlelap,"
Giat patroli seperti ini diharapkan dapat menekan angka kriminalitas terutama saat pemadaman listrik berlangsung. Masyarakat diimbau tetap waspada dan segera melapor jika menemukan kegiatan mencurigakan.
Peristiwa penangkapan di Desa Helvetia menegaskan peran kepolisian dalam merespons kondisi darurat seperti pemadaman, serta menyoroti pentingnya koordinasi antarwarga dan aparat untuk menjaga keamanan lingkungan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Doli Kecam Kasus Pencabulan Anak di Tanjungbalai
Doli kecam dugaan pencabulan anak 12 tahun di Tanjungbalai, mendesak penahanan pelaku dan pendampingan korba...
Kapolres Akan Periksa Lokasi Dugaan Galian C Ilegal di Dolok
Kapolres Paluta akan memeriksa dugaan galian C ilegal dan stone crusher aktif di Kecamatan Dolok yang diduga...
Publik Kritik Ketidaktransparanan Data Pengunjung PRSU ke-50
Warga dan wakil rakyat mengkritik ketidaktransparanan data pengunjung PRSU ke-50; desaakan turunkan harga ti...
Malam Kesenian Sergai di PRSU 2026 Tekankan Pelestarian Budaya
Bupati Sergai buka Malam Kesenian di PRSU 2026, tekankan pelestarian budaya dan promosi potensi daerah untuk...
Pemkab Tapanuli Utara Gelar Bimtek di Medan, DPRD Kritisi Efisiensi
Pemkab Tapanuli Utara menggelar Bimtek kepala desa di Medan 23–26 Juli 2026, meski DPRD mengusulkan kegiatan...
Puting Beliung Rusak 5 Rumah di Binjai, Pemko Salurkan Bantuan
Puting beliung merusak lima rumah di Binjai pada 23 Juli; Pemko turun tangan menyalurkan seng, kayu, serta p...