Viral Video EAS Hisap 'Vape Getar', Legislator Siap Dites Swab
MEDAN — Sebuah video yang beredar di Facebook memperlihatkan seorang pria yang diduga anggota DPRD Kota Medan inisial EAS sedang menghisap perangkat mirip vape getar. Rekaman itu diunggah pada 20 Juni 2026 dan memicu perhatian publik setelah viral di media sosial.
Kronologi video viral
Dalam potongan video, pria yang disebut-sebut legislator dari Partai Hanura tampak berkumpul dengan sejumlah orang sambil mengonsumsi minuman tuak. Di tengah pertemuan, ia mengambil sebuah perangkat yang menyerupai vape dari seseorang di dekatnya, lalu menghisapnya beberapa kali.
Saat memegang perangkat itu, pria dalam video terdengar melontarkan kalimat berbahasa Karo yang bermakna kurang lebih "Tidak difoto ini, kan?". Salah satu akun Facebook yang mengunggah rekaman tersebut tercatat atas nama Anes Priskhy Sitepu.
Pengakuan dan bantahan EAS
Dikonfirmasi pada Kamis (6/8) malam, EAS mengakui bahwa pria dalam video memang dirinya. Namun ia menegaskan bahwa peristiwa itu terjadi waktu lalu dan bukan kejadian baru.
"Biasa orang sirik. Tes swab pun kita berani kok,"
EAS membantah isu yang berkembang bahwa perangkat itu mengandung zat narkotika. Ia menolak tudingan tersebut secara tegas.
"Nggak benar itu,"
Saat proses konfirmasi lewat sambungan WhatsApp, percakapan sempat berlangsung panas. EAS bahkan mempersilakan media memberitakan kasus ini tanpa keberatan.
"Kalau mau diberitakan, beritakan aja. Nggak ada masalah,"
Dampak dan langkah selanjutnya
Hingga kini belum ada kepastian soal lokasi dan waktu pasti rekaman. Penelusuran menunjukkan unggahan video di akun Facebook pada 20 Juni 2026, tetapi detail lain belum terungkap.
Pernyataan EAS yang menyatakan kesediaan menjalani tes swab dapat menjadi langkah verifikasi, terutama jika ada dugaan penggunaan zat terlarang. Publik dan pihak terkait kemungkinan akan menunggu hasil pemeriksaan untuk menutup spekulasi yang berkembang.
Catatan: Video ini terus menjadi perbincangan di media sosial dan menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi pejabat publik saat berinteraksi di ruang privat maupun publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
ASPERA Mini Studio: Transformasi Digital Pembelajaran Speaking SAS
ASPERA Mini Studio hadir sebagai sistem pembelajaran speaking digital di SAS, memadukan studio, multimedia,...
Subulussalam Beringin Menuju Desa Definitif, BIG Lakukan Verifikasi Batas
Desa Persiapan Subulussalam Beringin menjalani verifikasi batas wilayah oleh BIG setelah peroleh kode regist...
Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Lonjakan Perceraian dan Kekerasan Anak
Ketua DPRK Banda Aceh kunjungi Mahkamah Syar'iyah, soroti lebih dari 300 perkara perceraian Jan–Sep 2026 dan...
DP3APM Copot 5 Kepling, 2 Lainnya Tunggu Keputusan Ombudsman
DP3APM Tebingtinggi mencopot 5 kepling pada 1 Oktober; dua lainnya menunggu keputusan Ombudsman setelah meng...
Eksekutor Pembakar Mobil Sukur Rambe Ditahan, Polisi Diminta Ungkap Dalang
Tersangka DH ditahan usai mengaku membakar mobil Sukur Rambe atas perintah RPJ; polisi didesak menuntaskan p...
LSM Tuding Gudang di Medan Labuhan Menimbun Solar Subsidi Ilegal
LSM Social Justice laporkan dugaan penimbunan solar subsidi di gudang Medan Labuhan; minta polisi segera ber...