Lokal

14 Pelajar Diamankan Usai Tawuran di Medan Johor

Bagikan:
Polisi mengamankan pelajar saat tawuran di Medan Johor

Medan — Polisi sektor Delitua mengamankan 14 pelajar yang diduga terlibat tawuran di Jalan Brigjen Hamid, Kelurahan Titikuning, Kecamatan Medan Johor, Jumat (7/8). Penahanan dilakukan untuk proses pembinaan dan klarifikasi lebih lanjut.

Penangkapan dan barang bukti

Kapolsek Delitua AKP K Sitompul mengatakan para pelajar ditangkap setelah petugas mendapat laporan adanya aksi penyerangan. Pemeriksaan awal menyebutkan lokasi penyerangan adalah Sekolah Harapan Mandiri.

Barang bukti Jumlah
Sepeda motor 6 unit
Tongkat besi 2 buah
Anak panah (besi) 1 buah

Sekolah asal pelaku

Menurut keterangan polisi, pelajar yang diamankan berasal dari beberapa sekolah. Rinciannya meliputi:

  • Sekolah Yapim
  • SMP 28
  • Sekolah YPI

"Ada 14 orang pelajar yang kita amankan karena terlibat aksi tawuran. Para pelaku itu berasal dari Sekolah Yapim, SMP 28 dan Sekolah YPI," kata AKP K Sitompul kepada awak media.

Tindakan polisi dan langkah berikutnya

Ke-14 pelajar saat ini ditahan di Mapolsek Delitua untuk menjalani pembinaan. Polisi menyatakan tidak ditemukan korban jiwa dalam insiden tersebut setelah personel turun ke lokasi dan mengamankan pelaku.

Polsek Delitua juga akan memanggil pihak sekolah dan orangtua untuk membuat pernyataan resmi. Tujuannya agar pelajar yang diamankan tidak mengulangi tindakan tawuran di kemudian hari.

"Kepada orang tua pada kesempatan ini saya mengingatkan untuk mengawasi anak-anaknya saat beraktivitas di luar rumah agar tidak melakukan hal-hal negatif salah satunya aksi tawuran," tambah Sitompul.

Polisi menegaskan akan memberikan sanksi tegas apabila pelajar yang sama kembali terlibat tawuran. Proses pembinaan dan klarifikasi masih berlangsung di Mapolsek Delitua.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait